Kelemahan anggota gerak dan inkontinensia urin setelah varicella - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter ,, saya ingin menanyakan ada pasien anak usia 12 tahun berat 34kg jenis kelamin : perempuan .. datang pada tgl 12 agustus dengan keluhan demam dan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Kelemahan anggota gerak dan inkontinensia urin setelah varicella

    16 Agustus 2021, 11:43

    Alo dokter ,, saya ingin menanyakan ada pasien anak usia 12 tahun berat 34kg jenis kelamin : perempuan .. datang pada tgl 12 agustus dengan keluhan demam dan ada vesikel kecil di tubuh di diagnosa varicella oleh dokter yg memeriksa .. dan diberikan terapi varicella pada tgl 16 agustus kembali dengan keluhan kelemahan anggota gerak kekuatan motorik 3 dan tidak dapat menahan kencing sama sekali .. 

    Yg ingin saya tanya kan apakah ini bisa karena komplikasi varicella nya atau penyakit penyerta lain ya dok ? 

16 Agustus 2021, 14:40

ALO Dokter, gejala neurologi mungkin disebabkan oleh infeksi virus varicella yang menyebabkan ensefalitis atau GBS. Namun, mungkin juga karena toksisitas asiklovir yang menyebabkan gejala neurologis. Jika gejala neurologi hanya perifer maka kemungkinan besar GBS. Sedangkan jika terdapat gangguan kesadaran bisa karena ensefalitis atau toksisitas asiklovir. Keduanya membutuhkan manajemen segera ke rumah sakit.

Referensi:

https://www.alomedika.com/penyakit/penyakit-infeksi/cacar-air/prognosis

https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antivirus/asiklovir/efek-samping-dan-interaksi-obat

17 Agustus 2021, 22:18
dr. Ade Wijaya SpS
dr. Ade Wijaya SpS
Dokter Spesialis Saraf
Alo dr. Ika Febrina. 


Pada kasus ini perlu dibedakan apakah kelemahan bersifat upper motor neuron atau lower motor neuron. 


Jika kelemahan bersifat upper motor neuron, maka lokasi lesi di susunan saraf pusat (otak atau medula spinalis). Pada kasus ini letak lesi kemungkinan di medula spinalis karena disertai gejala otonom berupa gangguan berkemih. 


Jika kelemahan bersifat lower motor neuron, maka perlu dipertimbangkan kemungkinan Sindrom Guillain-Barre, atau polio. Namun, pada SGB/Polio biasanya tidak disertai gejala otonom seperti inkontinensia urin. 


Jika membaca cerita pasien Anda. Saya mempertimbangkan kemungkinan diagnosis myelitis virus atau myelitis autoimun (parainfeksi)
Sebaiknya rujuk pasien Anda ke dokter spesialis saraf ya untuk evaluasi lebih lanjut.


Terima kasih atas sharing kasusnya yang menarik. 

17 Agustus 2021, 22:35
Terimakasih dr. Hudiyati dan dr. Ade 🙏🏽