Pemberian cairan yang tepat seperti apa untuk pasien dengan hiperglikemia yang disertai oedem paru - Diskusi Dokter

general_alomedika

Bagaimana terapi cairan pada pasien hiperglikemia disertai oedem paru?

Diskusi Dokter

13 Oktober 2020, 20:05

ALO Dokter.

Izin diskusi ya dok.

Hiperglikemia dengan oedema paru perlu dicari tahu penyebab awal terjadinya oedema paru tersebut. Apakah terdapat gangguan gagal ginjal atau adanya CHF. Memang pemberian cairan pada kedua kondisi ini harus secara hati-hati, pemberian cairan yang tidak tepat justru akan meningkatkan beban kerja ginjal maupun jantung sehingga memperberat kondisi yang ada. Dokter bisa mencoba memberikan cairan salin normal 1-1.5 L dalam 1-2 jam namun perlu pemantauan ketat secara klinis dan laboratorium. Tatalaksana lainnya pada oedema paru yang disebabkan oleh CHF dapat disesuaikan seperti pemberian oksigen, diuretik, insulin, kalium. Namun pada keadaan yang disebabkan oleh gagal ginjal perlu berhati-hati, maka yang disarankan adalah hemodialisis.Saya sertakan beberapa literatur yang dapat digunakan ya dok

https://www.alomedika.com/manajemen-ketoasidosis-diabetik-pada-pasien-gagal-jantung-dan-gagal-ginjal


https://www.alomedika.com/penyakit/kardiologi/edema-paru-akut/diagnosishttps://emedicine.medscape.com/article/118361-treatment#d13CMIIW

14 Oktober 2020, 14:55
dr. M Hadi Utama Syam Sp.JP.
dr. M Hadi Utama Syam Sp.JP.
Dokter Spesialis Jantung
Alo Dok,
Mari diskusi ya. Untuk menentukan terapi cairan yang tepat pada pasien dengan hiperglikemia dan udema paru, menurut saya langkah paling awal adalah mengasses kondisi pasien dengan baik, kondisi apa yg dominan pada pasien tersebut saat itu ?
Hiperglikema mencakup spektrum klinis yg luas, mulai dari kadar gula darah yg tak terkontrol pada pasien DM sampai ke kondisi emergensi seperti HONK dan KAD.
Udema paru juga begitu, ada udema paru yg kardiogenik dan ada yg non kardiogenik. Untuk udema paru kardiogenik pun status volume pasien bisa berbeda2, bisa hipovolumik, euvolemik, atau hipervolemik.
Saya kira manejemen cairan pada pasien tsb tergantung dari kondisinya klinisnya saat itu.
Terima kasih