Bekam telah menjadi pengobatan tradisional bagi masyarakat namun apakah sudah terdapat penjelasan secara ilmiah - Diskusi Dokter

general_alomedika

Dok, mau menanyakan untuk terapi menggunakan bekam dan fashdu apakah sudah ada penjelasan ilmiahnya secara kedokteran?

Diskusi Dokter

14 Juli 2020, 15:16

Alo Dokter, 

Cukup menarik ya Dok terkait topik ini. Saya juga baru menemukan nih Dok ada satu studi meta-analisis mengenai bekam (cupping therapy). Ternyata sudah lumayan banyak studi RCT terkait hal tersebut. Studi meta-analisis yang saya dapat mengevaluasi efek terapeutik terhadap beberapa penyakit seperti herpes zoster, paralisis fasialis, acne, dan spondilosis servikal. Didapatkan efek yang signifikan jika dikombinasikan dengan terapi lain seperti akupuntur dan obat-obatan. 

Namun, penelitian ini juga masih memiliki beberapa keterbatasan, Dok. Perlu diperhatikan kembali terdapat beberapa teknik bekam, kemudian kontraindikasi dari pasiennya, sterilitas alat, dan durasinya. Jadi, saya rasa efektivitasnya masih perlu penelitian lebih lanjut, Dok.

Untuk fashdu sendiri saya belum menemukan, tetapi kalau diperhatikan seperti phlebotomi untuk pasien dengan polisitemia vera. Mungkin ada TS lain yang lebih paham...

Berikut beberapa sumber yang saya temukan, Dok:
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2005290117302042

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22389674/

15 Juli 2020, 00:43
Buk
15 Juli 2020, 08:38
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa
Izin ikut menyimak ya dok🙏

Sekaligus izin sharing ya dok..
Memang untuk tehnik bekam ini masuk ke salah satu ranah pengobatan traditional yang disepakati untuk dapat digunakan mirip dengan tehnik akupunktur yang sudah diakui juga di cabang ilmu kedokteran.
Namun pengaplikasiannya tetap perlu menerapkan cara kebersihan medis yang berlaku dan perlu diingat bahwa tidak ada 1 jenis terapi yang bisa untuk segala penyakit. Jadi perlu diperhatikan juga tentang indikasi dan kontraindikasi dari terapi tersebut.

Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan tersendiri 🙏
15 Juli 2020, 11:04

Alo dok, 

Izin berdiskusi bersama. Walaupun saat ini sudah banyak penelitian acak ganda hingga  telaah sistemik maupun meta analisis mengenai cupping. Namun, bila melakukan telaah jurnal, dapat ditemukan bahwa metodologi penelitian ini termasuk rendah dengan bias yang tinggi. Sehingga belum ada bukti ilmiah yang menyokong keefektivitasan cupping.

Hingga sampai saat ini, belum ada rekomendasi yang dikeluarkan oleh perhimpunan atau kelompok mengenai cupping sebagai terapi (sebagai anti nyeri). Sehingga, untuk menarik kesimpulan bahwa cupping memiliki efek terapeutik membutuhkan penelitian yang lebih besar, multi-senter untuk melihat keeektivitasan dari cupping.

Berikut sudut pandang yang dapat dibaca lebih lanjut. 

https://www.karger.com/Article/Fulltext/500466

15 Juli 2020, 11:26
Selama ini saya sudah banyak mengetahui rekan2 S3 Ilmu Kedokteran yg melakukan studi mengenai bekam. Secara ilmiah memang ada teorinya, analisis mekanisme jalur medisnya, serta bukti positif dr hasil riset tapi memang masih perlu penelitian lebih lanjut hingga bisa direkomendasikan dalam ranah terapi.
15 Juli 2020, 11:38
Baik dok terima kasih atas informasinya. 
15 Juli 2020, 12:15
terimakasih infonya dok
15 Juli 2020, 19:58
ini ada buku bekam dalam perpektiv kedokteran. bisa untuk bacaan
16 Juli 2020, 10:12
Terimakasih dok untuk sharingnya
24 Juli 2020, 17:03
Ikkoiioooi8