Penanganan yang tepat untuk pasien dengan fraktur phalang proksimal digiti V pedis - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok.Mohon ijin berdiskusi.Saya menemui kasus wanita usia 54 tahun post kepleset. Saat kepleset kaki terantuk tepi lantai. Saat ini kaki tampak oedem (+),...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penanganan yang tepat untuk pasien dengan fraktur phalang proksimal digiti V pedis

    Dibalas 03 November 2020, 15:48
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dok.

    Mohon ijin berdiskusi.

    Saya menemui kasus wanita usia 54 tahun post kepleset. Saat kepleset kaki terantuk tepi lantai.

    Saat ini kaki tampak oedem (+), nyeri saat digerakkan dan disentuh. NVD (+)

    Dilakukan pemeriksaan foto rontgen pedis dan didapatkan fractur phalang proksimal digiti V pedis.

    Pasien menolak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Sp. OT. Apakah penanganan yang dapat dilakukan di FKTP? Apakah bisa hanya dengan pengobatan oral dan terapi seperti kompres dan bebat?

    Terima kasih sebelumnya

03 November 2020, 15:48

Alo dokter,

Fraktur phalang proksimal digiti V dapat dikelola secara konservatif, dengan menggunakan buddy strapping, pemberian analgesik seperti paracetamol atau NSAID lainnya bila tidak ada kontraindikasi, serta menggunakan rigid shoes selama 4-6 minggu. Indikasi untuk rujukan spesialis ortopedi sebenarnya adalah jika  fraktur phalang proksimal terbuka, dan jika ditemukan angulasi atau dislokasi yang signifikan. Hasil rontgen dapat menentukan tindakan selanjutnya.

Referensi: https://www.aafp.org/afp/2016/0201/p183.html

03 November 2020, 15:46

Alodok

Izin ikut berdiskusi, Alodok, izin menjawab sekaligus diskusi. Pengobatan non operatif pada fraktur phalanx proksimal yang stabil. Dari sumber yang saya baca dapat sembuh secara klinis setelah 4 minggu cedera. Namun perlu dipastikan untuk hasil rontgennya juga dok ditakutkan adanya rotasi maka perlu tatalaksana lebih lanjut.  Sehingga tetap diberikan warning sign kepada user diperlukan juga evaluasi lanjutan ke Sp.OT mengenai imobilisasi dan fisioterapi dok. CMIIW

Berikut jurnal yang saya baca: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6081790/