Pemberian Diazepam intravena pada pasien dengan kejang - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter. Bagaimana pemberian Diazepam intravena pada kasus kejang pada dewasa/anak? Apakah Diazepam bolus murni atau harus diencerkan terlebih dahulu...

Diskusi Dokter

05 Juli 2022, 19:47

Alo, Dokter.

Ikut berdiskusi dokter.

Untuk penatalaksanaan kejang pada anak, apabila pasien datang saat kejang dapat diberikan diazepam intravena dengan dosis 0.3 - 0,5 mg/kgBB bolus pelan 1-2 mg/menit (3-5 menit), dosis maksimal 20 mg.

Untuk penatalaksanaan kejang pada dewasa, dosis diazepam intravena 0.15 mg/kg diberikan 1-2 menit, jika kejang masih berlanjut diazepam dapat diulang setelah 5 menit. Namun jika tidak ada akses IV, diazepam dapat diberikan per rektal atau intramuskuler. Cmiiw.

Ikut menyimak bila ada pendapat Ts lainnya.

Referensi :https://www.alomedika.com/penyakit/kesehatan-anak/kejang-demam

https://www.alomedika.com/langkah-diagnostik-pada-kejang-pertama-usia-dewasa

https://www.alomedika.com/obat/antiepilepsi-antikonvulsi/benzodiazepin/diazepam

https://pionas.pom.go.id/monografi/diazepam

 

05 Juli 2022, 21:21
Yg harus sll diingat semua yg diberikan iv, makin pelan (lambat), makin aman. Sebaliknya makin cepat, makin bahaya, bs menimbulkan bradikardi  atau bahkan cardiac arrest, walau cuma sekedar aquadest. Diazepam utk kejang hanya boleh 2 kali pemberian, lebih dari itu, bs beresiko terjadi apnea (dampak sampingan Diazepam). Untuk pemberian obat iv, selalu dianjurkan diencerkan dahulu dan pelan-pelan (lebih dari 15 menit).
05 Juli 2022, 22:47
Diencerkan menjadi solusi utk bolus pelan, karena indikasi terapi diazepam diberikan saat anak kejang hingga kejang berhenti dgn cara bolus pelan, bolus pelan perlu menambahkan pengencer berupa aquadest atau NS, Dapat menggunakan spuit 10ccTerimakasih
06 Juli 2022, 06:32
Alo dokter, saya bantu jawab ya dok
Untuk obat-obatan intravena sendiri memang ada yang perlu diencerkan terlebih dahulu sebelum di injeksi. Terutama obat obatan yang memiliki osmolaritas di atas 900, karena dapat menimbulkan nyeri saat di injeksi dan juga bisa menyebabkan phlebitis. Kecuali bila diberikan lewat vena sentral ya dok, masih diperbolehkan tanpa pengenceran. Bagaimana dengan diazepam sendiri? Diazepam ini memiliki osmolaritas di atas 800 (tidak dijelaskan berapa tepatnya), jadi memang lebih baik diencerkan terlebih dahulu bila diberikan lewat vena perifer. Bagaimana pengenceran diazepam? Untuk harus diencerkan menjadi berapa cc saya belum pernah membaca dok, intinya adalah kita turunkan osmolaritas ya hingga di bawah 900. Untuk pengencer diazepam sendiri jika mempertimbangkan pH diazepam (6, 2-6, 9), pilihan pengencer yang dapat menjaga kestabilan obat yaitu NaCl 0,9%.Bagaimana diazepam diberikan? Bisa dok diberikan secara oral, rectal, IM, maupun intravena, tetapi secara farmakologi pada kasus kejang, diazepam akan memberikan efek anticonvulsant secara maksimal pada pemberian intravena. Bisa diberikan 5-10mg bolus intravena dan sebenarnya masih bisa diulang setiap 4 jam, tetapi memang perhatian ya dok pada diazepam ini, obat ini sesungguhnya memiliki T 1/2 dalam plasma yang panjang (seingat saya bisa 24-40jam), tetapi memang tampak pada pasien efek obat tidak sampai selama itu. Hal ini karena proses redistribusi obat ini cepat dok dimana T1/2 redistribusi dari obat ini hanya 1 jamTerima kasih dok semoga membantu