Pasien anak berusia 7 tahun datang dengan keluhan nyeri pada bahu kiri. Pasien diketahui terjatuh saat bermain skateboard. Pada pemeriksaan fisik ditemukan...
Pasien usia 7 tahun dengan nyeri bahu kiri, apa diagnosis dan terapinya? - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Pasien usia 7 tahun dengan nyeri bahu kiri, apa diagnosis dan terapinya?
Pasien anak berusia 7 tahun datang dengan keluhan nyeri pada bahu kiri. Pasien diketahui terjatuh saat bermain skateboard. Pada pemeriksaan fisik ditemukan neovaskularisasi bahu kiri intak dan tidak ditemukan luka. Pasien dilakukan pemeriksaan rongen dan ditemukan gambaran berikut. Apa diagnosis dan tata laksana pada kasus ini?
A. Dislokasi bahu anterior, reduksi Cunningham’s
B.Fraktur klavikula, operasi plate dan pin
C.Disrupsi sendi acromio-clavicluar grade 3, analgesia dan sling
D. Fraktur klavikula, analgesia dan sling
Jawabannya fraktur klavikula tertutup di sisi kiri. Tampaknya fraktur greenstick, tetapi perlu pemeriksaan kedua untuk memastikannya. Pergeseran minimal. Fraktur klavikula pada anak-anak jarang memerlukan penanganan bedah, karena tulang ini memiliki kapasitas luar biasa untuk "remodeling"—bahkan jika ujung yang patah mengalami pergeseran yang signifikan (tumpang tindih).
1. Perawatan Primer: Imobilisasi
Tujuan perawatan adalah kenyamanan, bukan "memperbaiki" tulang.
- Penyangga lengan (sling): Penyangga lengan lebar sederhana adalah perawatan standar. Ini menopang berat lengan untuk mengurangi tarikan pada tulang selangka.
- Durasi: Biasanya dikenakan selama 2 hingga 3 minggu.
- Fleksibilitas: Anak biasanya dapat melepas penyangga lengan untuk mandi atau setelah rasa sakit mereda sehingga mereka dapat menggerakkan lengan dengan nyaman.
- Figure-of-eight: tidak senyaman penyangga lengan lebar dan hasil penyembuhannya sama, sehingga tidak lagi direkomendasikan.
2. Manajemen Nyeri & Perawatan di Rumah
- Pengobatan: Obat pereda nyeri yang dijual bebas (Parasetamol dan/atau Ibuprofen) biasanya cukup untuk beberapa hari pertama.
- Es: Mengompres dingin (dibungkus handuk) selama 10–15 menit setiap beberapa jam selama 72 jam pertama dapat membantu mengurangi pembengkakan.
- Tidur: Banyak anak merasa lebih nyaman tidur dengan posisi kepala lebih tinggi menggunakan bantal tambahan untuk mencegah mereka berguling ke sisi yang sakit selama beberapa malam pertama.
3. Pembatasan Aktivitas
- Segera: Hindari mengangkat, menarik, atau menopang berat badan dengan lengan yang sakit.
- Sekolah: Anak-anak biasanya dapat kembali ke sekolah setelah rasa sakitnya dapat ditangani, tetapi mereka harus tetap menggunakan gendongan untuk melindungi lengan dari benturan.
- Olahraga: * Tanpa kontak (misalnya, berenang): Biasanya diperbolehkan setelah 4–6 minggu setelah rentang gerak penuh tanpa rasa sakit. Aktivitas
- Kontak/Risiko Tinggi (misalnya, sepak bola, bola basket, permainan di taman bermain): Harus dihindari setidaknya selama 6 hingga 12 minggu untuk mencegah cedera ulang saat tulang masih lunak.
4. Edukasi Orang Tua/Pasien:
Orang tua sering khawatir ketika melihat benjolan keras terbentuk di lokasi fraktur setelah 2 minggu.
- Ini adalah kalus penyembuhan (tulang baru) dan merupakan tanda pemulihan yang sehat.
- Yakinkan mereka bahwa benjolan ini akan mengalami "remodel" secara signifikan dan seringkali menghilang atau hampir tidak terlihat dalam waktu 6 hingga 12 bulan.
5. Kapan harus dirujuk:
Meskipun jarang terjadi, operasi atau intervensi darurat hanya diindikasikan jika terdapat:
- Penekanan Kulit: Tulang menekan kulit begitu keras sehingga terlihat seperti "tenda" dan mungkin akan menembus kulit.
- Masalah Neurovaskular: Mati rasa, kesemutan, atau "kesemutan" yang terus-menerus di tangan/lengan, atau jika tangan terasa dingin atau tampak biru.
- Fraktur Terbuka: Luka apa pun di dekat lokasi fraktur.
Penjelasan lebih lanjut simak video Youtube berikut: https://www.youtube.com/watch?v=wkLg3ulL14s