Pasien Orthostatic Hipotensi dengan keluhan pusing - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter! Selamat pagi dok, ijin share kasus, laki-laki usia 63 tahun dengan keluhan pusing sejak 1 bulan yang lalu, pusing terutama dirasakan dari posisi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien Orthostatic Hipotensi dengan keluhan pusing

    18 Juni 2019, 09:52

    Alodokter! 

    Selamat pagi dok, ijin share kasus, laki-laki usia 63 tahun dengan keluhan pusing sejak 1 bulan yang lalu, pusing terutama dirasakan dari posisi jongkok ke berdiri, pasien juga mengatakan keluhan mata berkunang-kunang. Pasien memiliki riwayat ambeien sejak lama, dan masih saat ini, dikatakan ada benjolan yang keluar dari anus dan bisa masuk ketika dibantu. Di fktp dicek DL, dengan hasil terlampir. Sebelumnya pasien hanya diterapi dengan vitamin B komplek. 

    Yang ingin saya tanyakan, apa workup diagnostik dan terapi yang efektif untuk pasien?

    Mohon sharingnya dok, trimaksih🙏

18 Juni 2019, 11:25

Alodokter!

Menurut pendapat saya, data klinis yang diberikan di atas masih perlu digali lebih lanjut dok. Dengan data tsb, diagnosis banding masih sangat luas, mulai dari dehidrasi, blood loss, gangguan jantung, gangguan neurologis. Semua masih bisa dok.

Pertama mungkin bisa diperiksa terlebih dulu apakah memang terdapat perbedaan tekanan darah saat duduk/tidur dengan tekanan darah saat berdiri. Kemudian, untuk penunjang, minimal bisa dilakukan EKG.

Untuk tata laksananya, sesuai kausa dari hipotensi ortostatiknya. Tapi untuk awal, bisa dipastikan dulu hidrasi cukup (misal : pasien diminta minum yg cukup).

Berikut pedoman dari AFP terkait topik ini :

https://www.aafp.org/afp/2011/0901/p527.html

18 Juni 2019, 11:41
Setuju dokter Bedry.
18 Juni 2019, 11:40
Alo dokter

Bisa di cek detail dengan MRI brain untuk menyingkirkan DD autoimun autonomic neuropathy (AAN) , multiple system atrophy (MSA) atau gangguan simpatis pada postural orthostatic tachicardia syndrome (POTS).
Untuk tatalaksana mungkin di analisis kembali apakah mengkonsumsi obat antihipertensi karena dapat menurunkan tekanan darah.
Mengedukasi cara merubah posisi dengan berdiri perlahan.
Diet fiber yang juga bermanfaat untuk hemorrhoid nya dan mencegah kesulitan BAB. (Mengejan menyebabkan hipotensi juga)
Mungkin TS ada yang menambahkan.
Salam.
18 Juni 2019, 11:53
Alodokter

Orthostatic hypotension sebaiknya diworkup dgn melakukan Schellong test. Ps ditensi dan dicatat tekanan darahnya sblm dan sesudah berdiri, lalu duduk, lalu berbaring kemudian duduk dan berdiri. Catat pula apakah ps ada sensasi atau gangguan keseimbangan, nistagmus dan lainnya. 

Hipotensi ortostatik ini tmasuk gangguan keseimbangan posisional. Setelah diketahui posisi yg membuat gangguan keseimbangan, maka ps disarankan utk berhati2 dan melakukan pergantian posisi secara perlahan. 

Semoga bermanfaat 
18 Juni 2019, 21:30
dr. Ade Wijaya SpS
dr. Ade Wijaya SpS
Dokter Spesialis Saraf

Alodokter! 

Diagnosis hipotensi ortostatik dimulai dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang cermat agar dapat mengarahkan diagnosis kepada kemungkinan penyebab berikut:

 

Dehidrasi atau acute blood loss 

Penggunaan obat-obatan seperti antihipertensif yang terlalu agresif atau penggunaan antidepresan 

Gangguan pompa jantung (gagal jantung kongestif, kardiomiopati)

Gangguan endokrin (insufisiensi adrenal / feokromositoma) 

dan gangguan lain yang lebih jarang. 

 

Kemungkinan berikutanya adalah "Neurogenic Orthostatic Hypotension" 

Sentral : seperti pada penyakit parkinson atau multiple system atrophy

Perifer: seperti pada neuropati otonom 

 

Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan antara lain:

Pemeriksaan laboratorium seperti profil hematologi, gula darah, elektrolit, kadar vitamin B, kadar kortisol

Pemeriksaan neurospesialistik dengan menggunakan alat EMG. (NCV, SSR, R-R interval)

Tatalaksana tentunya sesuai dengan penyebabnya. serta edukasi seperti yang sudah dikemukakan oleh para TS diatas.

 

Demikian. Semoga membantu.

Sumber: Freeman R. Neurogenic orthostatic hypotension. New England Journal of Medicine. 2008 Feb 7;358(6):615-24.

19 Juni 2019, 09:53
Menambahkan seringkali pada hipotensi ortostatik itu pasien sangat terganggu dengan perubahan posisi mendadak. Berdasar pengalaman saya seringkali pasien terjatuh saat terbangun dari tempst tidur mendadak ataupun berdiri setelah duduk maupun jongkok di wc. Ada baiknya diedukasi bahaya jatuh pada perubahan posisi mendadak