Hipotensi mendadak setelah injeksi IV - Diskusi Dokter

general_alomedika

Permisi dokter, mohon izin konsul.Saya ada pasien perempuan, 22 tahun, datang dengan nyeri punggung bawah sejak 2 hari yang lalu. Pekerjaan sering dalam...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Hipotensi mendadak setelah injeksi IV

    Dibalas 11 Februari 2024, 23:59
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Permisi dokter, mohon izin konsul.

    Saya ada pasien perempuan, 22 tahun, datang dengan nyeri punggung bawah sejak 2 hari yang lalu. Pekerjaan sering dalam posisi duduk.

    Pasien juga sedang mengalami demam dan pilek sejak 3 hari yll.

    Mual sesekali, muntah (-)

    Nyeri berkemih (-), nyeri perut bawah (-)

    RPD: Riwayat HT (+) TDS 140-150, DM (-) Alergi (-)

    RPO: Pasien tidak pernah konsumsi obat anti HT, pengakuan pasien sebulan yll TDS 120 mmHg.

    Konsumsi Ibuprofen untuk meredakan gejala nyeri sat ini.

    TD 150/100 mmHg, T 38⁰C, TTV lain dbn

    Thorax dbn, Abdomen dbn, NT suprapubik (-)

    Nyeri ketok CVA (-/-)

    Diagnosa Kerja saya,

    HT + LBP ec musculoskeletal pain

    Pasien kemudian minta injeksi,

    Saya berikan Ketorolac 1 amp + Dexa 1 amp bolus IV dengan wing needle, + bolus 1cc WFI di akhir injeksi.

    10 menit post injeksi, posisi pasien masih di klinik, awalnya mengeluh LBP kambuh + mual, 3 menit kemudian penglihatan berkunang, mual, lemas, serta tangan keram dan kebas.

    Saya langsung cek TD, ternyata drop, TDS 75 mmHg, TDD tidak terdengar. HR 65x/i, SpO2 96%.

    Kesadaran composmentis, KU wajah tampak pucat, pasien lemas. Akral dingin. Tidak dijumpai wheezing, tidak ada sesak nafas, dan tidak ada reaksi di kulit seperti kemerahan atau bentol2. Mata bengkak (-).

    Pasien saya suruh minum banyak2, belum sempat infus, 5 menit kemudian keadaan pasien membaik. TD 110/80 mmHg.

    Pertanyaan saya dok,

    1. Apa penyebab terjadinya hipotensi mendadak pada pasien? Apakah ada kaitannya dengan injeksi yang saya berikan? Jikalau alergi, apa mungkin hanya terjadi hipotensi tanpa reaksi pada respirasi maupun pada kulit dan mukosa?

    2. Tepatkah terapi saya memberikan keto dan dexa pada pasien?

    Saya sempat mempertimbangkan risiko TD naik, namun menurut yang saya baca, hipertensi bukan kontraindikasi pemberian keto atau dexa, serta pemberiannya juga hanya sekali dan tidak diberikan obat pulang dexa.

    Saya juga melihat risiko GI ulcer juga minimal, karena tidak ada riwayat sakit magh pada pasien.

    Mohon kritik dan advisnya,

    terima kasih banyak dokter.

10 Februari 2024, 06:54
dr.agung amelia
dr.agung amelia
Dokter Umum - Kecantikan
Saya rasa, pemberiannya terlalu cepat.  Apalagi ketorolac dosis tinggi 30 mg dan campur dexa, terlalu pekat tanpa pengenceran bisa sebabkan hipotensi sampai henti jantung
11 Februari 2024, 23:59
dr.Amran
dr.Amran
Dokter Umum
Yth ts, kondisi pasien demikian  after injeksi obat.WD/ syok...ada bbrp syok, potensi syok Neurogenik ,hipovolume ( Dehidrasi ) atau anafilatik. kondisi pasien dapat pulih sedia kala luar biasa', observasi ketat bila perlu rujuk ke RS .
Pemberian minum saat kondisi demikian sebaiknya dihindari, sebaiknya persiapan obat dan infus set.tks