Interpretasi rontgen thorax pada pasien laki-laki usia 70 tahun dengan dyspnea, batuk, dan DM - Diskusi Dokter

general_alomedika

Yth TSMohon info untuk gambaran foto thorax berikut ini mengarah ke diagnosis apa? Pasien laki-laki usia 70 tahun post opname 17 hari yll karena dyspneu,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Interpretasi rontgen thorax pada pasien laki-laki usia 70 tahun dengan dyspnea, batuk, dan DM

    22 Januari 2020, 09:42

    Yth TS

    Mohon info untuk gambaran foto thorax berikut ini mengarah ke diagnosis apa? Pasien laki-laki usia 70 tahun post opname 17 hari yll karena dyspneu, batuk dan DM , saat ini keluhan batuk dan dyspneu sdh berkurang namun belum dilakukan foto Rontgen thorax ulang

    Atas pencerahan TS semua

    Banyak terima kasih

22 Januari 2020, 11:09

Alo dr. Zuraida!

Pada foto ini sulit melihat coralan bronkovaskularnya. Sebelumnya pasien ini dirawat dengan diagnosis apa dok? Apakah ada kecurigaan ke arah PPOK? 

Pada pemeriksaan fisik apa yang dokter temukan?

 

22 Januari 2020, 11:12
Kebetulan saya belum bertemu dengan pasien karena tinggalnya jauh.., berdasarkan penuturan keluarga saat pasien opname, hanya diberitahu bahwa ada sakit paru-paru. Penyakit penyerta lain DM dan afasia (riwayat CVA)
22 Januari 2020, 12:44
22 Januari 2020, 11:12
Kebetulan saya belum bertemu dengan pasien karena tinggalnya jauh.., berdasarkan penuturan keluarga saat pasien opname, hanya diberitahu bahwa ada sakit paru-paru. Penyakit penyerta lain DM dan afasia (riwayat CVA)

Beberapa hal yang saya lihat ada dugaan fraktur lama di klavikula kanan. Untuk paru-paru sulit melihat corakan baru dan jantung karena ada beda lain dibelakang foto. 

Namub ada kecurigaan pada gambaran seperti emfisematous. 

Apa ada masukan lain mungkin dari dokter sejawat.

 

22 Januari 2020, 12:56
Tksh atas masukannya Dokter
22 Januari 2020, 20:38
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Jika berdasarkan gambaran ronsennya tampak area apeks paru kanan terdapat bercak infiltrat. Kemungkinan bisa suatu proses Infeksi TB. Namun tetap harus evaluasi klinis yaa dok. yaitu apakah ada gejala batuk lama yang menetap atau kambuhan setelah mendapatkan obat batuk dan antibiotik dan apakah terjadi penurunan BB signifikan ? (Px tampak lebih kurus). Apalagi adanya DM yg tidak terkontrol merupakan salah satu faktor risiko utama suatu Infeksi TB Paru. 
Untuk Gambaran emfisema sepertinya tidak yaa dok. Pada emfisema terdapat 3 gambaran klasik pada ronsen paru yaitu :
- Hiperaerated lung (gambaran parenkik paru tampak lebih hitam akibat air trapping)
- Flattening diafragma ( Diafragma lebih datar, tidak lagi berbentuk kubah)
- Bentuk jantung tear drops
Nahh pada foto ronsen tersebut tidak nampak ketiga atau salah satu tanda emfisema tersebut.
22 Januari 2020, 22:26
Tksh Dokter
22 Januari 2020, 21:21
dr. Novandra Abdillah, SpPD
dr. Novandra Abdillah, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju infiltrat di apex..dan ada kalsifikasi aorta..

Kemungkinan tb serta ASHD..
22 Januari 2020, 22:27
Tksh Dokter
23 Januari 2020, 06:27

Alodok,

izin membantu jawab ya dok. Kalau dilihat dari rontgennya, tampak adanya infiltrat di apex pulmo dextra. Menurut saya disini pinggang jantungnya juga agak melebar, CTR nya normal kah dok? Untuk visualisasi tulang saya menemukan tulang klavikle kanannya seperti fraktur ya dok. 

26 Januari 2020, 18:40
CTR sepertinya masih normal Dokter
tksh
23 Januari 2020, 08:31
Alo dr. Zuraida.
Sepertinya foto diambil dengan proyeksi AP ya dok? Jika demikian, tampak hiperaerasi pulmo kesan emfisematous pulmo. Tampak infiltrat di apex paru dextra dan kalsifikasi aorta. CTR sulit dinilai pada proyeksi AP.
Kesimpulannya: TB paru PPOK
26 Januari 2020, 18:42
Proyeksi tidak jelas karena pada foto ini tidak disertai bacaan dari Sp. Radiologi dan tidak ada marker di foto yg menandakan jenis proyeksinya.., mengingat pasien masih bisa duduk dan berjalan kemungkinan besar proyeksinya PA.
Tksh Dokter
23 Januari 2020, 10:12
dr. Gina Amanda, Sp.P
dr. Gina Amanda, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Sebaoknya foto ronsen dipasang di light box supaya saat membaca foto bisa jelas.
Benda2 di belakang foto mengganggu baca foto apalagi bagian basalnya
26 Januari 2020, 18:43
Baik Dokter., Mohon maaf karena terbatasnya fasilitas jadi seperti ini
Tksh atas sarannya
23 Januari 2020, 10:18
 Melihat hasil radiologi adanya gambaran infiltrat di kedua apex paru, klien ada riwayat DM, sesak nafas, kami curiga suspect KP, namun perlu anamnesa lengkap, adanya sub febril, keringat malam hari tanpa aktifitas, pemeriksaan BTA, trims
25 Januari 2020, 18:19
dr. Novandra Abdillah, SpPD
dr. Novandra Abdillah, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
👍👍
26 Januari 2020, 09:18
Ijin ikut berdiskusi ya dok.  Jika dilihat dari usia 70 th dg keluhan batuk,  kemudian post rawat inap lama, dan adanya DM maka pasien ini termasuk kedalam geriatri. Berdasar px penunjang foto thorak di dapatkan gambaran bercak infiltrat pada suprahiler ini merupakan predileksi dan mengesankan gambaran TB paru dengan dd pneumonia. Dan adanya gambaran aortic knob yg mengesankan adanya aortosklerosis. Disini kita harus mengingat bahwa pada pasien dengan geriatri sudah sangat mungkin terjadi imunosenesens sehingga mungkin gejala klinis bisa tidak muncul khas seperti penyakit paru biasanya dan pasieb menderita DM kemungkinan ada imunodefisiensi sekunder juga dimana fungsi fagositosis ataupun sitokin menurun sehingga sangat mudah untuk terjadi TB ataupun terkena pneumonia. Adanya respon batuk dan sesak napas memberikan gambaran respon imun masih cukup bekerja tetapi perlu di ingat jika batuk tersebut berdahak dan susah keluar sebaiknya dibantu dengan mukolitik atau bebuliser dg nacl 3% karena pada geriatri kondisi seperti mukosa silia biasanya fungsinya menurun sehingga susah keluar. 
Saran pada pasien ini dilakukan cek gen expert atau bta dan kultur sputum untuk menyingkirkan pneumonia.  Tetapi jika tidak ada fasilitas maka bisa di diagnosis sebagai tb paru terkonfirmasi dari foto thorak dan di coba pengobatan tb. Dan berhati hati dg adanya penumonia karena pneumonia high mortality pada pasien geritari. 
26 Januari 2020, 09:18
Ijin ikut berdiskusi ya dok.  Jika dilihat dari usia 70 th dg keluhan batuk,  kemudian post rawat inap lama, dan adanya DM maka pasien ini termasuk kedalam geriatri. Berdasar px penunjang foto thorak di dapatkan gambaran bercak infiltrat pada suprahiler ini merupakan predileksi dan mengesankan gambaran TB paru dengan dd pneumonia. Dan adanya gambaran aortic knob yg mengesankan adanya aortosklerosis. Disini kita harus mengingat bahwa pada pasien dengan geriatri sudah sangat mungkin terjadi imunosenesens sehingga mungkin gejala klinis bisa tidak muncul khas seperti penyakit paru biasanya dan pasieb menderita DM kemungkinan ada imunodefisiensi sekunder juga dimana fungsi fagositosis ataupun sitokin menurun sehingga sangat mudah untuk terjadi TB ataupun terkena pneumonia. Adanya respon batuk dan sesak napas memberikan gambaran respon imun masih cukup bekerja tetapi perlu di ingat jika batuk tersebut berdahak dan susah keluar sebaiknya dibantu dengan mukolitik atau bebuliser dg nacl 3% karena pada geriatri kondisi seperti mukosa silia biasanya fungsinya menurun sehingga susah keluar. 
Saran pada pasien ini dilakukan cek gen expert atau bta dan kultur sputum untuk menyingkirkan pneumonia.  Tetapi jika tidak ada fasilitas maka bisa di diagnosis sebagai tb paru terkonfirmasi dari foto thorak dan di coba pengobatan tb. Dan berhati hati dg adanya penumonia karena pneumonia high mortality pada pasien geritari. 
26 Januari 2020, 18:38
Tksh Dokter
26 Januari 2020, 09:21
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
26 Januari 2020, 09:18
Ijin ikut berdiskusi ya dok.  Jika dilihat dari usia 70 th dg keluhan batuk,  kemudian post rawat inap lama, dan adanya DM maka pasien ini termasuk kedalam geriatri. Berdasar px penunjang foto thorak di dapatkan gambaran bercak infiltrat pada suprahiler ini merupakan predileksi dan mengesankan gambaran TB paru dengan dd pneumonia. Dan adanya gambaran aortic knob yg mengesankan adanya aortosklerosis. Disini kita harus mengingat bahwa pada pasien dengan geriatri sudah sangat mungkin terjadi imunosenesens sehingga mungkin gejala klinis bisa tidak muncul khas seperti penyakit paru biasanya dan pasieb menderita DM kemungkinan ada imunodefisiensi sekunder juga dimana fungsi fagositosis ataupun sitokin menurun sehingga sangat mudah untuk terjadi TB ataupun terkena pneumonia. Adanya respon batuk dan sesak napas memberikan gambaran respon imun masih cukup bekerja tetapi perlu di ingat jika batuk tersebut berdahak dan susah keluar sebaiknya dibantu dengan mukolitik atau bebuliser dg nacl 3% karena pada geriatri kondisi seperti mukosa silia biasanya fungsinya menurun sehingga susah keluar. 
Saran pada pasien ini dilakukan cek gen expert atau bta dan kultur sputum untuk menyingkirkan pneumonia.  Tetapi jika tidak ada fasilitas maka bisa di diagnosis sebagai tb paru terkonfirmasi dari foto thorak dan di coba pengobatan tb. Dan berhati hati dg adanya penumonia karena pneumonia high mortality pada pasien geritari. 
Top dok 👍