Pasien post stroke dengan abnormal uterine bleeding - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat sore TS! Ijin konsul dok, seorang wanita umur 47 tahun post serangan stroke 5 bln yll. Kondisi saat ini pasien masih bisa beraktivitas seperti biasa...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien post stroke dengan abnormal uterine bleeding

    24 Juni 2019, 16:51

    Selamat sore TS! Ijin konsul dok, seorang wanita umur 47 tahun post serangan stroke 5 bln yll. Kondisi saat ini pasien masih bisa beraktivitas seperti biasa walaupun lambat. Pasien mengeluh selama 5 bulan ngeflek seperti mestruasi, pasien masih aktif berhubungan dengan suaminya. Saat ini pasien masih menggunakan KB IUD. Apakah sebaiknya KB IUD di lepas saja? Mohon sarannya tindakan yang harus di lakukan 🙏 terima kasih 

24 Juni 2019, 20:39
dr.Danny Maesadatu S, SpOG
dr.Danny Maesadatu S, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Alo TS, 

Saya akan mencoba menjelaskan beberapa hal terkait pasien ini.

Pertama, KB IUD menurut kelayakan dari MEC WHO wheel, termasuk kategori 1, yang artinya metode kontrasepsi ini bisa digunakan kapan saja. Kita ketahui IUD bukan hormonal, dan ini sifatnya mekanik. IUD sendiri bisa digunakan dalam jangka waktu 5 sampai 8 tahun. Jadi, pada pasien stroke ini tidak masalah.

Kedua, kondisi flek pada pasien ini bisa saja karena AUB (abnormal uterine bleeding) akibat dua hal
1. Siklus anovulasi, karena usia pasien sudah bisa dikatakan masuk ke fase perimenopause. Rata rata perempuan Indonesia menopause usia 47 sampai 50 tahun.

2. Iatrogenik karena pemakaian KB. IUD memang memiliki efek samping berupa flek di kuar waktu haid, atau haid yang memanjang. 

Bagaimana membedakannya? Bisa saja ini dilihat, kapan ibu ini pasang IUD? Kalau dsrj awal pasang, sudah ada pola flek seperti ini, maka mungkin ini karena iateogenik IUD, namun, kalau flek ini baru dialami dalam beberapa waktu terakhir, mungkin saja ini karena akan mendekati fase menopause.

Pilihan dikembalikan ke pasien. Karena kemungkinan hamil sudah sangat sangat kecil. Biasanya kalau sudah 5 tahun, dilepas saja. Apalagi usia sudha 47 tahun. Tak mengapa bila pasien ingin melepas. 

Kira kira ini yang bisa saya jelaskan. Silakan TS menambahkan informasi. 

Terimakasih
25 Juni 2019, 05:54
Terima kasih infony🙏🙏🙏
28 Juni 2019, 14:43
Terimakasih atas infonya Dok,  sangat bermanfaat
24 Juni 2019, 21:36
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Tambahan saja dok. Baiknya ibu nya di tanyakan kembali apakah ada gejala gejala pre menopouse.  Krn mengingat sudah umur diatas 45 th. Dan sebagai saran baiknya IUD nya dilepas dan menggunakan kb kondom yg tidak mengganggu hormonal juga
25 Juni 2019, 05:54
Terima kasih infonya🙏
24 Juni 2019, 21:36
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Tambahan saja dok. Baiknya ibu nya di tanyakan kembali apakah ada gejala gejala pre menopouse.  Krn mengingat sudah umur diatas 45 th. Dan sebagai saran baiknya IUD nya dilepas dan menggunakan kb kondom yg tidak mengganggu hormonal juga
25 Juni 2019, 02:58
Terimakasih banyak atas infonya, sangat membantu.
02 Juli 2019, 16:27
Terimakasih atas infonya ya Dok
28 Juni 2019, 22:07
dr.Gregorius Tanamas
dr.Gregorius Tanamas
Dokter Spesialis Kandungan
Alo TS

Melanjutkan apa yang sudah disampaikan oleh TS obgyn sebelumnya. Perdarahan pervaginam pada pasien harus diliat dari apakah pasien sudah menopause atau belum. Karena perdarahan pervaginam pada pasien menopause harus disingkirkan terlebih dahulu faktor keganasan, seperti ca cervix atau ca endometrium.

Pada AUB diagnosis berputar pada PALM dan COEIN. 

Pada kasus stroke penggunaan obat pengencer darah dapat menjadi faktor penyebab perdarahan juga. Terima kasih.

Untuk edukasi pasien lebih lanjut dapat dibaca di. AUB ACOG guideline
02 Juli 2019, 16:27
Sangat bermanfaat infonya dok