Kapan ask the expert? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter, sepertinya sudah lama tidak ada program ask the expert yah, jdi rindu 😁

Diskusi Dokter

25 Oktober 2023, 13:29

ALO Dokter, terimakasih atas antusias Dokter terhadap program "ask the expert". Apakah ada topik dan spesialis khusus yang Dokter harapkan?  

25 Oktober 2023, 20:14
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Alo dok. Saya rasa terutama spesialis anak dan penyakit dalam cukup dibutuhkan, apalagi untuk kondisi sehari hari.Sering saya lihat diskusi akhir akhir ini di alomedika hanya sebatas membahas apa yang tidak boleh, namun sayang nya tidak diikuti solusi/setidaknya yang bisa dilakukan.Contoh nya, ada beberapa sejawat menanyakan tentang puyer, yang dijawab bahwa puyer berbahaya, jangan puyer. Apa yang bisa dilakukan akan sulit. Spesialis anak tentunya bisa memberikan solusi disini, bagaimana tentang puyer, dan alternatif apa yang bisa dilakukan, apalagi kebanyakan sejawat kita tidak banyak akses untuk sirup. Contoh lain, saya juga melihat tentang keluhan non spesifik pasien sehari hari, yang mana kita diskusikan perlu lab ini dan itu. Kendalanya serupa. Akses ke sana nya terbatas. Dan jikapun ada akses, apakah akan diambil pasien? Misal pemeriksaan DL serial, Ns1 hari ke 1-2, Igm hari ke 4-5, sgot sgpt, untuk menegakkan diagnosis dengue. Pada praktik nya, akses sebagian sejawat sepertinya terbatas ke DL, Itupun belum tentu serial, apalagi rawat jalan. Yang punya akses pun, di sisi pasien, akan tidak nyaman melakukan pemeriksaan NS1 dan IgM dengue yang total nya hampir satu juta, hanya untuk tahu dengue fever atau bukan, dan tidak signifikan mempengaruhi terapi juga, mengingat kita akan lebih ke kondisi klinis pasien, dan lab DL alih alih NS1 dan IgM yang hasilnya sebatas positif negatifMasih banyak contoh serupa lainnya, namun tentunya, yang penting adalah point nya, bukan di bahas semuanya, karwna itu lah yang sangat penting di ask the expertHal hal seperti ini yang saya rasa menciptakan kesenjangan. Kita bisa mengeluarkan semua teori namun pada praktek nya apakah efektif? Disini saya rasa bila ada ask the expert ke SpPD, SpA, apalagi yg benar benar paham kondisi jamkesmas dan kondisi pelosok, untuk memberi tips yg praktis, dalam kondisi yg tidak se ideal materi perkuliahan kita dahulu
Atau jika tidak spesialis, mungkin pakar dari dalam struktur jamkesmas itu sendiri, misal staff bpjs, kepala puskesmas berpengalaman, dll bisa membagikan trik trik nya yang bisa digunakan sejawat