Konsul hasil EKG pasien dengan klinis takikardia, kemudian bradikardia dan asistol - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter,Mohon pendapat sejawat sekalian utk pasien yg datang ke icu kami. Laki2 usia 59 thn dg keluhan sesak napas sekali tapi paru clear, desaturasi, HR...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Konsul hasil EKG pasien dengan klinis takikardia, kemudian bradikardia dan asistol

    05 Maret 2019, 13:53

    Alodokter,

    Mohon pendapat sejawat sekalian utk pasien yg datang ke icu kami. Laki2 usia 59 thn dg keluhan sesak napas sekali tapi paru clear, desaturasi, HR monitor sampai 136x/menit, & bradikardi tdk lama setelah diintubasi & singkat kata pasien meninggal. Ini bukan kasus yg saya tangani sendiri karena rekan saya di rs yg menangani sewaktu beliau on duty di icu saat itu, lalu dishare ke kami. Yg jadi diskusi kami saat itu interpretasi ekg nya,  berikut saya sertakan. Adakah masukan dari sejawat sekalian? 

05 Maret 2019, 14:09
Ekgnya diambil setelah No Pulse atau Bagaimana Dok? 
05 Maret 2019, 14:19
Willy
Willy
Dokter Umum
Alo dr Nadya,

Setuju dengan pertanyaan dr Ade. Ekgnya itu saat kapan dok?

Ekgnya kalau tidak salah VT ya dok, bila tanpa pulse seharusnya di defib. 

Terima kasih.
Mungkin ada TS jantung yang bisa bantu.
05 Maret 2019, 14:30
Alo dok,
izin ikut berdiskusi
Kalau kita lihat ritmenya sendiri berupa WCT ya dok (Wide complex tachycardia). WCT sendiri paling banyak VT, lalu diikuti dengan SVT dengan aberansi konduksi. Pada kasus ini kita lihat terdapat WCT yang not too wide, dengan pola RBBB. Kita bisa menggunakan kriteria Brugada atau Vereckei untuk menentukan apakah sebuah WCT itu VT atau bukan. 
Menurut saya kasus ini adalah SVT dengan aberansi. Sehingga perlu dimasukkan ke algoritma takikardia nya ACLS. (sebenarnya tanpa perlu diinterpretasikan dahulu ekgnya takikaritmia qrs lebar bisa lgsg diterapi dengam algoritma takiaritmia acls)

Setelah itu saya melihat ada st depresi di lead inferior dan seperti nya ada st elevasi juga di lead prekordial, sugestif ada keterlibatan koroner d sini. 
05 Maret 2019, 14:33
Alo dokter

Dari gambaran EKG terlihat pasien memang mengalami henti jantung karena acute myocardial infarction (AMI) Left Bundle Branch Block (LBBB).
ST elevasi, penurunan gelombang R, adanya gelombang Q yang mendalam.
Perlunya tatalaksana door to baloon dalam waktu 90 menit mungkin dapat menolong pasien dengan AMI.
Salam.
05 Maret 2019, 14:37
Baik dokter terima kasih banyak utk inputnya. Berarti kemungkinan underlyingnya karena koroner ya dok & utk tatalaksana di fasilitas terbatas (tanpa pci) mungkin diberikan fibrinolitik terlebih dulu ya dok. 
05 Maret 2019, 15:26
Terima kasih dokter diskusinya 🙏
05 Maret 2019, 21:04
Terima kasih dokter atas infonya 🙏🙏
05 Maret 2019, 14:34
Baik dokter sekalian, terima kasih inputnya. Kalau tdk salah itu ekg sewaktu di igd dok sebelum ditransport ke icu. Dan di icu hanya sebentar sebelum pasiennya arrest, tapi menurut keterangan masih ada HR 136×/menit di monitor icu. Berarti masuk ke algoritma takikardi tdk stabil ya dok. 
05 Maret 2019, 14:57
05 Maret 2019, 14:37
Baik dokter terima kasih banyak utk inputnya. Berarti kemungkinan underlyingnya karena koroner ya dok & utk tatalaksana di fasilitas terbatas (tanpa pci) mungkin diberikan fibrinolitik terlebih dulu ya dok. 
Kembali kasih dok.
Tetap semangat ya dok👍
05 Maret 2019, 17:43
Alo dok,  saya pernah dpt kasus serupa,  pasien dtg dg VT dok,  setelah dilakukan kardioversi ternyata ditemukan adanya ST elevasi yg mengarah kpd acute myocardial infarct,  mgkn pd kasus ini bs gunakan algoritma ACLS ya dok,  apakah VT nya bs dikardioversi atau pasien sdh tanpa nadi sehingga dilakukan defibrilasi.  Dan jgn lupa hrs dilakukan dg segera krn door to needle pd pemberian fibrinolitik sebaiknya dlm waktu kurang dari 30 menit sejak pasien masuk. Atau kirim ke fasilitas PCI bila ada kontraindikasi fibrinolitik.  Smg membantu. 
05 Maret 2019, 18:20
Baik dokter, terima kasih banyak utk inputnya 
05 Maret 2019, 18:35
dr. Risal
dr. Risal
Dokter Umum
Izin diskusi dok, melihat EKG diagnosis dapat diarahkan ke ongoing STEMI anteroseptal melihat sudah terbentuk q patologis. Penanganan sesuai alogaritma STEMI dengan pilihan PCI atau fibrinolitik sesuai estimasi waktu door to balloon.

Kemungkinan saat di ICU terjadi cardiac arrest akibat Aritmia letal. Tatalaksana sesuai alogaritma ACLS ya. Teirma kasih
05 Maret 2019, 21:01
Baik dokter, terima kasih banyak utk inputnya 
06 Maret 2019, 00:46
Alo dokter. EKG nampak VT dan benar kata sejawat lain bila pulseless harus didefib. Selengkapnya algoritme penatalaksanaan VT dapat dibaca di panduan ACLS dari PERKI. Termasuk juga penyebabnya. Tetapi menurut literatur yang saya baca iskemia jantung dan rusaknya otot jantung menyebabkan keadaan Acute Decompensated Heart Failure dan tentunya shock kardiogenik. Iskemia yg dimaksus bisa saja infark miokard luas. Terimakasih atas sharingnya semoga bisa berbagi ilmu
08 Maret 2019, 11:00
Baik dokter, terima kasih banyak utk sharingnya 
06 Maret 2019, 13:00
Kl pendapat saya kok STEMI anterior luas ya...
08 Maret 2019, 11:01
Baik dok trima kasih utk inputnya 🙏
09 Maret 2019, 12:46
dr.Hengky
dr.Hengky
Dokter Umum
Siang dok, kalo menurut saya ekgnya stemi,  kembali ke keluhan saat datang apakah ada nyeri dada?
Algorithm stemi

Tensi saat datang berapa?desaturasi dengan paru clear bisa juga diakibatkan oleh tensi yang terlalu rendah sehingga perfusi jaringan jelek dan saturasi terdeteksi rendah 

Pada stemi anterior sering pasien hipotensi sampai syok,seringnya ada ronkhi halus si 

Intubasi pasien dengan reserve cardiac yang kurang, harus preoksigenasi yang cukup dan sedasi sedikit mungkin, mungkin bisa dipertimbangkan analgesik tanpa sedasi atau awake intubasi dengan lidocaine spray