Hubungan mengonsumsi kopi pada kehamilan dengan leukemia pada anak - Diskusi Dokter

general_alomedika

Izin share jurnal yang sudah saya ringkas agar mudah dibaca, dan kalau ingin lebih lengkap bisa membaca nya langsung pada pdf nya.Sebuah jurnal metanalisis...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Hubungan mengonsumsi kopi pada kehamilan dengan leukemia pada anak

    01 Mei 2019, 11:52

    Izin share jurnal yang sudah saya ringkas agar mudah dibaca, dan kalau ingin lebih lengkap bisa membaca nya langsung pada pdf nya.

    Sebuah jurnal metanalisis pada American Journal of Obstetrics & Gynecology, dengan judul “Maternal coffee consumption during pregnancy and risk of childhood acute leukemia: a metaanalysis” oleh Jian Cheng et al tahun 2014

    Penelitian ini menganalisa 7 penelitian case control yang meneliti hubungan antara konsumsi kopi selama kehamilan dengan risiko terjadinya leukemia akut (AL : acute leukemia) pada anak. Total populasi yang diteliti adalah 5720 orang, dimana 2090 case (yang mengonsumsi kopi selama kehamilan), dan 3630 control (yang tidak mengonsumsi kopi selama kehamilan).

    Hasil yang didapat mengindikasikan terdapat hubungan signifikan antara mengonsumsi kopi selama kehamilan dengan leukemia akut (AL) pada anak. Ketika dibandingkan dengan yang tidak minum kopi, minum kopi selama kehamilan meningkatkan 22% risiko AL, dan peminum kopi tingkat tinggi selama kehamilan meningkatkan risiko hingga 72%. Selain itu, terdapat hubungan signfikan antara mengonsumsi kopi selama kehamilan dengan leukemia limfoblastik akut (ALL) dan leukemia myeloid akut (AML) pada anak, terutama pada peminum tingkat tinggi dengan rata-rata OddRatio (OR) berkisar 1.58-1.65.

    Selain itu, semakin sering mengonsumsi kopi, risiko juga semakin meningkat, baik untuk AL, AML, maupun ALL. Walaupun dari penelitian tidak ditentukan batasan konsumsi kopi yang aman pada saat hamil, namun terdapat hubungan signifikan antara mengonsumsi kopi pada kehamilan 1-2 cangkir/hari dengan AL, dan 2-3 cangkir/hari pada ALL maupun AML.

    Terdapat beberapa kemungkinan mekanisme yang menyebabkan mengonsumsi kopi selama kehamilan meningkatkan risiko terjadinya leukemia akut pada anak-anak. Kopi mengandung banyak kafein, dimana kafein merupakan topo II inhibitor. DNA topo II merupakan enzim penting yang diperlukan untuk transkripsi gen, rekombinasi dan replikasi DNA. Pada masa perkembangan janin, proliferasi sel dan kadar topo II sangatlah tinggi, sehingga paparan berlebih topo II inhibitor (oleh kafein) pada masa kehamilan ini akan menyebabkan gangguan perkembangan pada janin. Pada kasus ini, topo II inhibitor menyebabkan terjadinya rekombinasi atau translokasi yang salah pada lokasi kromosom 11q23, yang merupakan faktor patogenesis terjadinya leukemia pada anak. Selain itu, kafein juga menghambat tumor supressor gene (P53) dan ataxia telangiectasia mutated gene, yang berhubungan dengan AL pada anak.

    Penelitian ini masih memiliki banyak batasan dan membutuhkan penelitian lanjutan. Namun ada baiknya membatasi konsumsi kopi selama kehamilan.

    cheng2014.pdf
01 Mei 2019, 12:09
Trims atas sharing nya dok 
01 Mei 2019, 14:49
Sama-sama 🙏
01 Mei 2019, 13:16
dr. Gina Amanda, Sp.P
dr. Gina Amanda, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Terima kasih dok
01 Mei 2019, 21:36
Sama-sama dokter 🙏
01 Mei 2019, 13:53
Thanks buat sharenya
01 Mei 2019, 21:37
Sama-sama dokter, semoga bermanfaat 🙏
01 Mei 2019, 13:53
Thanks buat sharenya
01 Mei 2019, 21:39
Sama-sama dokter, semoga bermanfaat 🙏
01 Mei 2019, 13:54
Terimakasih atas sharingnya Dok. 
01 Mei 2019, 15:03
dr.Liem Audi Natalino, SpJP
dr.Liem Audi Natalino, SpJP
Dokter Spesialis Jantung
Terima kasih buat sharingnya dokter
01 Mei 2019, 16:46
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
dr.Nurliati Sari Handini,SpBP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Topik yang menarik untuk dicermati dan ditelaah lbh lanjut nih. Terima kasih infonya. 
01 Mei 2019, 16:48
dr.Farah Soraya Effendi, SpPD
dr.Farah Soraya Effendi, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Terima kasih sharingnya dok
01 Mei 2019, 19:09
Terima kasih dokter atas sharingnya, dapat digunakan juga utk edukasi jika ada yg bertanya.
01 Mei 2019, 19:14
dr. Darrell Fernando, SpOG
dr. Darrell Fernando, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Good sharing , thanks.
01 Mei 2019, 19:59
Terimakasih informasinya doc 🙏🙏🙏
02 Mei 2019, 07:35
Wah terima kasih infonya dok
02 Mei 2019, 08:09
dr. Melsa Aprima, SpPD
dr. Melsa Aprima, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Terima kasih infonya dok
02 Mei 2019, 08:30
dr. Dian Pertiwi Habibie, SpKK
dr. Dian Pertiwi Habibie, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Terima kasih sharingnya, dok 😊🙏
02 Mei 2019, 09:06
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Terimakasih dokter. Jadi ini yg membuat caffein dilarang salah satu nya😊