Bukti Ilmiah Manfaat Essential Oil - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodoc,  akhir-akhir ini,  Saya melihat penggunaan essential oil dalam diffuser sedang menjadi tren,  dan Saya sendiri juga sudah pakai untuk melembabkan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bukti Ilmiah Manfaat Essential Oil

    Dibalas 23 Januari 2019, 12:25

    Alodoc,  akhir-akhir ini,  Saya melihat penggunaan essential oil dalam diffuser sedang menjadi tren,  dan Saya sendiri juga sudah pakai untuk melembabkan udara yang kering di rumah serta untuk memberikan aroma wangi di rumah. Namun yang Saya perhatikan,  bahwa ada klaim bahwa aromaterapi dapat menghilangkan berbagai penyakit seperti rematik, sakit kepala,  membantu meningkatkan imunitas bayi, mencegah kolik pada bayi, dan lainnya. Apakah hal ini memang sudah ada penelitiannya?  Mungkin ada sejawat yang bisa share disini.  Terimakasih.

23 Januari 2019, 09:36
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Memang ada beberapa literatur yang membahas tentang manfaat essensial oil secara ilmiah..saya pribadi memakai essensial oil dalam racikan skin care natural organik saya..hanya saja perlu digaris bawahi tidak semua essensial oil itu PURE, sementara yang berkhasiat optimal itu adalah essensial oil yang PURE atau murni tanpa campuran minyak lainnya...kita patut mempertanyakan jika ada essential oil yang harganya sangat murah bisa jadi itu sudah di 'blended' atau dicampur dengan carrier oil seperti jojoba oil atau almond oil, apalagi yang dijual untuk bayi biasanya bukan essensial oil murni melainkan sudah dicampur dengan carrier oil..karena bayi sangat sensitif terhadap essensial oil sehingga kadar essensial oil yang digunakan pada bayi harus dibawah batas ambang keselamatan / safety dermal limit
23 Januari 2019, 09:40
Terimakasih atas tambahan infonya ya Dok. 🙏 
23 Januari 2019, 12:25
Alo dokter.. mohon maaf mau bertanya, dulu sepertinya saya sempat baca bahwa essential oil yang pure lebih sering menyebabkan adverse reaction (mohon maaf tidak punya link jurnalnya karna sudah cukup lama), dari pengalaman dokter bagaimana dok?
23 Januari 2019, 08:32

Alo Dokter Nurul, 

Kalau dari yang saya baca, memang penelitian medis untuk aromaterapi masih terbatas yah Dok, terutama untuk menghilangkan penyakit-penyakit seperti rematik, sakit kepala, dan lainnya seperti yang Dokter sebutkan. Beberapa penelitian menyebutkan aromaterapi berkaitan dengan manfaat seperti meredakan kecemasan dan depresi, meningkatkan kualitas hidup dari penderita penyakit kronis dan meningkatkan kualitas tidur. (selengkapnya dapat dibaca pada review berikut, Dok,  https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2221169115001033  dan https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3588400/

Namun dari Cochrane review terhadap penelitian untuk efek-efek aromaterapi pada pasien demensia, nyeri persalinan, dan peningkatan kualitas tidur pasien ICU;  masih belum baik, dan dianggap perlu penelitian lebih lanjut (https://www.cochrane.org/CD008808/EMERG_non-drug-treatments-promoting-sleep-adults-intensive-care-unithttps://www.cochrane.org/CD009215/PREG_aromatherapy-for-pain-management-in-labour , https://www.cochrane.org/CD003150/DEMENTIA_aromatherapy-for-promotion-of-relaxation-and-sleep-relief-of-pain-and-reduction-of-depressive-symptoms-in-dementia

Jadi kalau untuk saya pribadi, mungkin belum akan menganjurkan kepada pasien mengenai aromaterapi ini karena masih sedikitnya bukti medis yang mendukung, namun juga apabila pasien ingin mencoba, tidak akan melarang, Dok.... tetap dengan memberikan informasi untuk hati-hati terhadap kemungkinan alergi dan efek iritasi terhadap mata dan kulit. 

 

23 Januari 2019, 08:40
Baik Dok,  sangat bermanfaat info yang diberikan. Saya juga sering mendapat pertanyaan user terkait hal ini, dan penjelasan ini sangat baik sebagai tambahan ilmu baru untuk Saya pribadi.