efektifkan pemberian petrolleum jelly setelah pemberian salep Zinc Oxide pada Ruam Popok - Diskusi Dokter

general_alomedika

Hi rekan sejawat, merujuk ke artikel di bawah yang belum dipublikasikan, saya ingin bertanya tentang keefektifan pemberian petrolleum jelly setelah diberi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • efektifkan pemberian petrolleum jelly setelah pemberian salep Zinc Oxide pada Ruam Popok

    04 September 2018, 19:01
    Hi rekan sejawat, merujuk ke artikel di bawah yang belum dipublikasikan, saya ingin bertanya tentang keefektifan pemberian petrolleum jelly setelah diberi salep Zinc Oxide pada bayi yang terkena ruam popok. Trimakasih sebelumnya.


    "6 tips ampuh mengatasi ruam popok"


    Bayi tiba-tiba gelisah dan rewel serta muncul bintik dan bercak merah di selangkangan? Kemungkinan besar bayi bunda terkena ruam popok!

    Jangan panik, ini dia 6 cara efektif untuk mengatasi ruam popok:

    1.      Pastikan bunda rutin mengecek dan mengganti popok

    ·         Biarkan bayi terbebas dari popok sekali pakai, untuk membantu kulit yang terkena ruam menjadi kering dan mengurangi risiko gesekan dengan bahan popok. Intinya, semakin sering kulit bayi terbebas dari popok, semakin baik sirkulasi udara di kulit bayi, semakin kecil resiko terkena ruam popok. Juga biarkan daerah selangkangan bayi terbuka saat dijemur di matahari pagi.

    ·         Jika menggunakan popok kain, hindari deterjen yang mengandung pewangi saat mencuci. Gunakan deterjen khusus untuk bayi, kemudian bilas 3 kali dengan air panas sebelum dijemur.

    ·         Jika terpaksa harus menggunakan popok sekali pakai, pastikan bunda rutin menggantinya setiap 3 jam sekali, setelah popok basah, atau terkena tinja bayi. Kontak lama dengan air kencing atau tinja bayi dapat memperparah iritasi. Coba gunakan popok dengan merk berbeda dari biasanya, karena terkadang kulit bayi alergi terhadap bahan popok merk tertentu.

    2.      Pastikan bunda telaten membersihkan area ruam

    ·         Cuci bersih tangan bunda sebelum dan sesudah mengganti popok.

    3.      Bunda bisa mengoleskan salep dan/ atau gel sesudahnya

    Setelah area ruam bersih dan kering, oleskan salep yang mengandung zinc untuk membantu meredakan ruam popok dan mencegah iritasi lebih lanjut. Hindari penggunaan krim steroid (hydrocortisone) diluar resep dokter, karena dapat memicu iritasi jika pemakaiannya tidak tepat lho bunda.

    Setelah pemakaian salep, oleskan petroleum jelly, agar salep tidak menempel di popok. Petrolleum aman digunakan karena kandungan parfumnya sedikit dan komposisinya ringan.

    4. Hindari penggunaan bedak

    ·         Hindari penggunaan bedak pada area ruam, karena selain dapat memicu iritasi lebih lanjut, bedak juga dapat mengiritasi paru-paru bayi jika terhirup.

    5.      Gunakan variasi jenis dalam pemberian MPASI

    Ketika memperkenalkan MPASI, bunda sebaiknya memberikan variasi jenis bahan makanan, satu jenis makanan diberikan kembali setelah 2 atau 3 hari, dan perhatikan porsi pemberian makanan yang mengandung zat asam seperti daging, tomat, atau jeruk, karena reaksi alergi pada bayi juga dapat memicu terjadinya ruam popok.

    6.      Pakaikan baju yang nyaman

    ·         Baju atau popok yang ketat dapat membuat area ruam menjadi lembab, juga bayi gelisah karena kepanasan. Pilih baju berbahan lembut, menyerap keringat, dan tidak ketat untuk membantu bayi merasa lebih nyaman dan menghindari iritasi lebih lanjut.


    Jika setelah 3 hari tidak ada tanda penyembuhan atau ruam menjadi semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter ya bunda.

04 September 2018, 19:48
aLni
aLni
Dokter Umum

Hai dr. Debby, 
Setahu saya biasanya cukup diberikan salah satu saja dok. Petroleum jelly atau zinc oxide, (didukung juga oleh PubMed di link ini) 
Untuk pemberian keduanya secara sekuensial untuk meningkatkan efektivitas Saya baru kali ini mendengarnya, dan barusan cari-cari juga belum ketemu penelitian yang mendukung pernyataan tersebut.
Mungkin bisa dikonfirmasi ke content writer untuk source yang dipakai Dok. 
Tapi dari penjelasan di artikel tersebut, cukup logis sih dok pernyataannya. Hipotesisnya masuk akal, tapi memang perlu didukung data ya, apakah hipotesisnya bisa diterima. 

Sebagai ibu dari anak dengan riwayat atopi, hal ini menarik buat Saya. Mungkin sejawat Sp.KK ada yang lebih update? 

05 September 2018, 11:00

trimakasih dr. Alni, juga untuk backup linknya. Betul, saya belum menemukan backup data untuk hipotesis tersebut, walaupun logis ya.