Pasien laki-laki usia 21 tahun dengan keluhan berat badan turun 5 kg dalam seminggu dan pembuluh darah seluruh tubuhnya membesar setelah mendapatkan penanganan terhadap skoliosisnya yang menggunakan infrared - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter,Saya sempat menemui di konsultasi online pasien laki laki, usia 21 tahun, mempunyai keluhan berat badan turun 5 Kg dalam waktu 1 minggu, susah BAB...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 21 tahun dengan keluhan berat badan turun 5 kg dalam seminggu dan pembuluh darah seluruh tubuhnya membesar setelah mendapatkan penanganan terhadap skoliosisnya yang menggunakan infrared

    24 November 2020, 08:23
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter,

    Saya sempat menemui di konsultasi online pasien laki laki, usia 21 tahun, mempunyai keluhan berat badan turun 5 Kg dalam waktu 1 minggu, susah BAB dan BAK, mati rasa, dan pembuluh darah seluruh tubuh membesar. Keluhan dirasakan setelah pasien melakukan terapi infrared untuk memperbaiki skoliosis dengan derajat kemiringan 5 persen. Pasien saat ini merasa postur membaik, sempat konsultasi dengan dokter orthopedi terkait keluhan dan diberikan informasi bahwa metabolisme pasien meningkat akibat efek samping dari infrared.

    Pertanyaan saya, adakah hal yang bisa dilakukan untuk membantu pasien ini, mengingat berat badan yang semakin turun, dan massa otot yang semakin habis, hingga tidak ada tenaga.

    RPD: pengobatan bronkitis, tapi sudah sembuh, kemudian dilakukan fisioterapi karena pasien meminta.

24 November 2020, 09:46

Alo dr. Anon, 

Hingga saat ini belum ada data mengenai efek inframerah pada scoliosis. Terapi menggunana inframerah saat ini terbatas pada osteoarthitis lutut dan dismenorre. Sinar inframerah tentu akan memberikan efek samping sepert panas dan kemerahan. Beberapa kasus sampai dapat menimbulakn luka bakar. 

Untuk penurunan berat badan, mungkin harus digali lebih dalam lagi sebab dari penurunan berat badan yang drastis. 

Karena di Indonesi masih banyak kasus TB, perlu dipertanyakan apakah ada gejala TB paru mauapun ekstraparu dengan diagnosis banding ke arah keaganasan, autoimun, inflamasi kronis.