Penyebab keluhan jantung berdebar secara tiba-tiba yang hilang timbul - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter,Mohon pendapat Sejawat,Diagnosis banding pasien ini,Laki laki 33 tahun datang ke FKTP dengan keluhan jantung berdebar tiba tiba sejak sebulan....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penyebab keluhan jantung berdebar secara tiba-tiba yang hilang timbul

    22 Oktober 2019, 17:28

    Alodokter,

    Mohon pendapat Sejawat,


    Diagnosis banding pasien ini,


    Laki laki 33 tahun datang ke FKTP dengan keluhan jantung berdebar tiba tiba sejak sebulan. Awalnya jarang lama lama makin sering. Keluhan hilang timbul, selama sebulan terakhir dirasakan muncul kurang lebih 15x memberat sejak 24 jam terakhir dengan frekuensi 7x hari ini. Keluhan datang tiba-tiba, biasanya dipicu dengan perubahan dari posisi tiba2 dan menguap, durasi 1-5 menit, sering kali membaik jika pasien berbaring dan istirahat. Namun kali ini keluhan dirasakan sejak 5 menit lalu dan tidak membaik. Keluhan lain disangkal. 


    RPD: jantung (-) HT (-) DM (-) 

    RPK: ayah dan ibu penyakit jantung ( ) 

    R. Kebiasaan merokok (-) profesi fotografer tingkat stresor diakui pasien rendah


    Pemeriksaan fisik 


    Tekanan Darah selang 2 menit

    TD duduk: 150/100 Nadi 100x/menit (Takikardi)

    TD tidur 90/60 Nadi 70x/menit (normal)

    TD berdiri 110/70 Nadi 170x/menit (Takikardi)

    RR: 20xmenit 

    T: 36°C 

    BMI: 24

    JVP normal

    Thoraks: pulmo ves / rh-/- wh-/- 

    Cor: s1s2 tunggal ireguler murmur (-) 


    Pemeriksaan penunjang tidak dilakukan

    Diagnosis kerja: unspecific arrythmia 

    Diagnosis banding: 

    Terapi: Bisoprolol 5mg PO 

    Rujuk ke UGD 


    Follow up asien by phone, pasien dipulangkan karena keluhan tidak kambuh di RS dan hasil ekg dan ronsen dada saat di UGD normal. Disarankan lanjut obat Bisoprolol 1*2.5mg PO dan kontrol 1 minggu. 



    Cmiiw, menurut dr dd apa aja? Dan jika ditemui kasus serupa penanganan apa yang bisa kita berikan sebagai GP di faskes 1? 


    BTK Coll 

22 Oktober 2019, 17:39
Kalau boleh tahu apakah pasien sering mengkonsumsi kafein dok?
22 Oktober 2019, 17:48
Tidak ada informasi ttg itu dr. Apakah itu berkorelasi? Sebab byk pasien lansia sy ketahui punya kebiasaan kopi hingga 6 gelas sehari ga masalah 
22 Oktober 2019, 18:31
Izin diskusi dok. Setahu saya pada Aritmia tertentu termasuk pada kasus seperti SVT saat sedang 'tidak kumat' maka seringkali tidak akan nampak kelainan apa apa dok. Saran saya mungkin coba lakukan stress test dan gali kemungkinan gangguan mental minor seperti panic attack, karena pasien panic attack biasanya tidak akan mengalami keluhan apa apa tanpa stressor
22 Oktober 2019, 18:38
Alodokter Luqman, Terimakasih masukan nya. 
22 Oktober 2019, 18:39
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Kalau saya belum kasih terapi dulu. Karena belum tau kelainan palpitasi seperti apa gambar ekgnya. 

Saran: Holter monitoring setidaknya dalam 24 jam. Supaya bisa keliatan abnormal ekgnya
22 Oktober 2019, 19:00
22 Oktober 2019, 17:48
Tidak ada informasi ttg itu dr. Apakah itu berkorelasi? Sebab byk pasien lansia sy ketahui punya kebiasaan kopi hingga 6 gelas sehari ga masalah 
Setahu saya, kembali ke sensitivitas tiap orang dan jumlah kafeinnya lagi dok...
22 Oktober 2019, 19:08
Terimakasih dr nanti akan digali kembali 
22 Oktober 2019, 21:54
Apakah ada gambaran EKG nya? Takikardia yang hilang timbul bisa disebabkan oleh beberapa hal, dari yang paling sederhana seperti sinus takikardia, sinus node reentry tachycardia (terutama bila tiba2), AVNRT, atrial tachycardia, atau ventricular tachy. Gambaran EKG dapat sangat membantu ya dok untuk menegakkan diagnosis pada kasus2 paroxysmal rekuren seperti ini.
23 Oktober 2019, 00:26
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter
Untuk menegakkan diagnosis aritmia dan lebih spesifik pemeriksaab ECG diperlukan, berdasarkan itu juga kita mempertimbangkan apakah perlu pemeriksaan elektrolit, hormon tiroid, foto thorax PA atau bahkan treadmill test atau holter jika perlu. 
Dari data yg ada keluhan berkurang pada posisi tertentu terutama tiduran, ini menandakan bahwa gangguan iramanya jantung kemungkinan besar bukan berasal dari primary heart disease, lebih curiga dari faktor external jantungnya, psikosomatik, gangguan tiroid, gangguang lambung karena desakan lambung karena kembung. 
Untuk hipertensinya saya setuju pilihannya gol betabloker, bisa tunggal atau kombinasinya dgn golongan lainnya sampai tensinya terkontrol. 
Faktor2 non farmakologi sebaiknya dikontrol, diet , exercise dan psikologisnya. 

23 Oktober 2019, 00:36
Terimakasih dr. Sangat bermanfaat. 
25 Oktober 2019, 12:57
Terima kasih banyak atas ilmunya, Dok 🙏😊
23 Oktober 2019, 00:28
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter
Ups maaf, ECG dan rontgen normal, berarti tdk sesuai antara keluhan subjektif dan objektifnya. Perlu klarifikasi ulang.
23 Oktober 2019, 00:34
Ini dari anamnesis (follow up)Dokter. sy tidak ditunjukkan hasilnya. Apakah memungkinkan ekg saat tidak kambuh normal ? Sebab saat diperiksa sedang tidak kambuh. 

Saat saya periksa di FKTP memang subyektif Dan obyektifnya sesuai. Namun kendala fasilitas ekg. 


23 Oktober 2019, 07:51
Bermanfaat sekali dok penjelasannya 🙏
23 Oktober 2019, 00:41
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
dr. Mohd Bhukkar Adil Sjam, SpPD, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Pertimbangkan 
1. Treadmill untuk mengevaluasi adakah aritmia exercise induced
2. Holter untuk mendapatkan fakta rekaman aritmia selama aktivitas sehari2nya.
23 Oktober 2019, 00:42
Baik dr. Terimakasih masukannya 
25 Oktober 2019, 12:22
Pada kasis ini menurut saya oerlu untuk dilakukannya EKG ulang saat kambuh. Sedapat mungkin saat pasien kambuh harus diberikan edukasi untuk langsung IGD untuk dilakukan pemeriksaan. Jika tidak harus disarankan ke poli jantung dengan surat pengantar dari kita dengan ditukiskan hasil PF kita saat seragan terjadi. 
25 Oktober 2019, 12:22
Pada kasis ini menurut saya oerlu untuk dilakukannya EKG ulang saat kambuh. Sedapat mungkin saat pasien kambuh harus diberikan edukasi untuk langsung IGD untuk dilakukan pemeriksaan. Jika tidak harus disarankan ke poli jantung dengan surat pengantar dari kita dengan ditukiskan hasil PF kita saat seragan terjadi. 
25 Oktober 2019, 12:59
Pasien datang ke fasilitas kesehatan yang tidak ada sarana ekg ya dr dan sudah dirujuk ke UGD RS. Trims