Akses intraoseus pada syok hipovolemik pada anak - Diskusi Dokter

general_alomedika

Kasus kali jni:An. Laki-laki usia 3 tahun dengan keluhan BAB mencret >15x/hari sejak 3 hari, muntah 10x setiap. Anak tampak lemas, mulai mengantuk, dan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Akses intraoseus pada syok hipovolemik pada anak

    09 Desember 2018, 10:23
    dr.Achmad Rafli SpA
    dr.Achmad Rafli SpA
    Dokter Spesialis Anak

    Kasus kali jni:

    An. Laki-laki usia 3 tahun dengan keluhan BAB mencret >15x/hari sejak 3 hari, muntah 10x setiap. Anak tampak lemas, mulai mengantuk, dan dikatakan pipisnya sudah mulai sedikit.

    Dari pemeriksaan fisis

    Kesadaran somnolen

    Takikarida dengan nadi tidak teraba

    Tekanan darah 80/50 mmHg

    Suhu 38

    Mata cekung air mata tidak ada

    Bibir kering dan turgor kembali lambat sekali

    Akral dingin

    Pemeriksaan penunjang tidak dilakukan karena darah tidak berhasil diambil.Pasien didagnosis sebagai syok hipovolemik

    Masalah pasien ini adalah ingin diberikan cairan namun akses IV tidak dapat didapatkan. Oleh karena itu diputuskan untuk dilakukan pemasangan akses intraoseus

    SYOK

    Syok adalah sindrom klinis akibat kegagalan sistem sirkulasi dalam mencukupi kebutuhan nutrien dan oksigen, baik dari segi pasokan maupun utilisasinya untuk metabolisme seluler jaringan tubuh, sehingga terjadi defisiensi akut oksigen di tingkat seluler. 

    Untuk mempertahankan sirkulasi normal, dibutuhkan volume intravaskular yang adekuat serta fungsi pompa jantung dan sistem vaskuler yang normal. Syok hipovolemik merupakan syok yang paling sering dijumpai pada anak. 

    Diagnosis syok dapat ditegakkan bila ditemukan takikardia (mungkin tidak ada pada kasus yang disertai hipotermia), disertai tanda penurunan perfusi organ atau perfusi perifer, termasuk pulsasi nadi perifer yang lebih kecil dari sentral, penurunan kesadaran, waktu pengisian kapiler yang lebih dari 2 detik, ekstremitas yang dingin atau mottled, atau penurunan produksi urin.

    Pemeriksaan penunjang

    Atasi gangguan metabolik seperti hipoglikemia, hipokalsemia dan asidosis. 

    Tata laksana 

    o Pertahankan jalan nafas, berikan oksigen (FiO2 100%), bila perlu berikan tunjangan ventilator. 

    o Pasang akses vaskular secepatnya (60-90 detik), lalu berikan cairan kristaloid 20 ml/kgbb dalam waktu kurang dari 10 menit. Nilai respons terhadap pemberian cairan dengan menilai perubahan denyut nadi dan perfusi jaringan. Respon yang baik ditandai dengan penurunan denyut nadi, perbaikan perfusi jaringan dan perbaikan tekanan darah bila terdapat hipotensi sebelumnya. 

    o Pasang kateter urin untuk menilai sirkulasi dengan memantau produksi urin 

    o Penggunaan koloid dalam jumlah yang terukur, dapat dipertimbangkan untuk mengisi volume intravaskular. 

    o Pemberian cairan resusitasi dapat diulangi, bila syok belum teratasi, hingga volume intravaskular optimal. Target resusitasi cairan : 

     Capillary refill kurang dari 2 detik 

     Kualitas nadi perifer kuat 

     Akral hangat

     Produksi urin > 1 ml/kg/jam 

     Kesadaran normal 

    o Pemberian cairan resusitasi dihentikan bila penambahan volume tidak lagi mengakibatkan perbaikan hemodinamik (60 mL/kgBB) dapat disertai terdapatnya kelebihan cairan:ronki basah halus tidak nyaring, atau pembesaran hati akut. 

    o Bila syok belum teratasi, berikan dopamine 2-10 ug/kg/menit atau dobutamin 5-20 ug/kg/menit dan rawat ICU

    Prognosis syok hipovolemik baik bila syol teratasi dengan cepat

    Akses intraoseus di sini bisa menjadi pilihan bila sulit mendapatkan akses IV.Daeah tusukan pilihan pertama adalah tibia, yakni pada sepertiga atas tibia bagian anteromedial, guna menghindari kerusakan lempeng epifisis (yang posisinya lebih kranial). Pilihan daerah lain adalah femur distal, 2 cm di atas kondilus lateralis.

    Berikut saya lampirkan cara memasang akses intraoseus dan pada kasus yang saya temui.

    Semoga bermanfaat:)


    Sumber:

    Pomerantz WJ, Mark GR, Susan BT, Adienne GR, James FW. Hypovolemic shock in children. Uptodate Feb,14 2018

    Buku saku pengobatan anak di RS. WHO.2005

    Pedoman pelayanan klinis. RSCM.2015

09 Desember 2018, 12:13
dr.aldilasani
dr.aldilasani
Dokter Umum
terimakasih atas sharing ilmunya dok, sangat bermanfaat. ada hal yg ingin saya tanyakan. apabila didapat pasien syok hipovolemia seperti diatas, akses iv sulit tetapi setting dipuskesmas yg tak mungkin untuk mengakses intraosseous, adakah hal yg dapat kita bisa lakukan untuk melakukan resusitasi cairan jalur lain/cara lain sambil direncanakan rujuk?
terimakasih.
09 Desember 2018, 12:39
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
ini cara yang paling mudah  dan aman untuk dilakukan. dokter bisa pakai jarum 18 G yang ada di dalam set infus.

Cara lain bisa dengan memasang akses vena jugular (vena sentral) atau vena seksi pada vena supersial (misalnya safena magna).

Tetap ABC dulu diamankan dan lakukan resusitasi cairan.Untuk pemberian cairan via NGT bila syok tidak direkomendasikan karena tidak efektif san saluran cerna sedang mengalami hipoksia;kondisi tidak baik saat syok.

Semoga bermanfaat ya🙏
09 Desember 2018, 14:22
dr.aldilasani
dr.aldilasani
Dokter Umum
baik dokter terimakasih atas ilmunya
09 Desember 2018, 18:05
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 14:23
Terimakasih Dokter untuk sharing pengetahuannya 🙏
09 Desember 2018, 18:04
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 14:24
Terimakasih Dokter untuk sharing pengetahuannya 🙏
09 Desember 2018, 18:04
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 18:04
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 15:27
Trmksh banyak dok. Sangat bermanfaat sharing nya
09 Desember 2018, 18:04
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 18:04
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
sama sama ya semoga bermanfaat ya
09 Desember 2018, 15:34
Alo dok!
Thanks for sharing
Saya mau tanya sedikit... untuk akses intraoseus ini bisa dikerjakan pada pasien hingga usia berapa dok? Kemudian, untuk perhitungan kebutuhan cairannya apakah sama dengan jika memberi melalui intravena?
Trimakasih sebelumnya..
09 Desember 2018, 17:27
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
Untuk usia, akses intraoseus dapat dilakukan pada bayi baru lahir sampai dewasa.
Kemudian yang dapat diberikan asalah cairan apapun seperti kristaloid,koloid, obat-obatan juga dapat diberikan.Tidak ada batasan ya. Dosisnya sama dengan intravena.

Namun perlu diperhatikan bahwa akses ini harus diganti dengan intravena kurang dari 24 jam karena terlalu lama meningkatkan risiko osteomielitis.

(Perron CE.Intraosseus infusion.Uptodate,Jul 27 2018)
09 Desember 2018, 23:23
terimakasih dok, untuk sharing ilmunya
02 Januari 2019, 22:12
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
semoga bermanfaat ya..jaga ragu untuk lakukan ya👍demi menolong pasien
11 Desember 2018, 21:05
dr.Roscoe
dr.Roscoe
Dokter Umum
Terima kasih atas sharing ilmunya dok. Salam.
02 Januari 2019, 22:12
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
semoga bermanfaat ya..jaga ragu untuk lakukan ya👍demi menolong pasien
12 Desember 2018, 12:41
Terimakasih atas ilmunya dok
02 Januari 2019, 22:13
dr.Achmad Rafli SpA
dr.Achmad Rafli SpA
Dokter Spesialis Anak
semoga bermanfaat ya..jaga ragu untuk lakukan ya👍demi menolong pasien
02 Januari 2019, 23:54
Terimakasih dokter atas sharing ilmunya,

Saya jg ingin bertanya untuk skor dehidrasi sendiri dari beberapa yang tersedia apakah ada yang tingkat akurasinya paling tinggi?? berhubung sy belum mendapat referensi yg pasti ttg tingkat akurasi dr masing2 skor dehidrasi yg tersedia

Terimakasih sebelumnya dokter.
02 Januari 2019, 23:54
Terimakasih dokter atas sharing ilmunya,

Saya jg ingin bertanya untuk skor dehidrasi sendiri dari beberapa yang tersedia apakah ada yang tingkat akurasinya paling tinggi?? berhubung sy belum mendapat referensi yg pasti ttg tingkat akurasi dr masing2 skor dehidrasi yg tersedia

Terimakasih sebelumnya dokter.
03 Januari 2019, 05:46
02 Januari 2019, 22:13
semoga bermanfaat ya..jaga ragu untuk lakukan ya👍demi menolong pasien
Baik Dok 🙏