Sklera Biru - Diskusi Dokter

general_alomedika

Malam Dok, izin sharing kasus dari User, mohon maaf tidak bisa blok matanya karena kelainannya di mata. User, perempuan 18 tahun, mengeluhkan sklera matanya...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Sklera Biru

    03 Juli 2019, 21:09

    Malam Dok, izin sharing kasus dari User, mohon maaf tidak bisa blok matanya karena kelainannya di mata. User, perempuan 18 tahun, mengeluhkan sklera matanya berubah menjadi biru terutama setelah bangun tidur dan cuaca dingin, sudah dialami beberapa tahun terakhir. keluhan lain tidak ada, di keluarga tidak ada yang memiliki riwayat yang sama. kira-kira kemungkinannya apa ya Dok, dan apa perlu periksa lebih lanjut? 

03 Juli 2019, 21:16
Alodokter
Apa ada keluhan lain dok seperti riwayat patah tulang misalnya? Saya pernah menemukan pasien dg sklera biru. Diagnosis saat itu osteogenesis imperfecta..
04 Juli 2019, 08:04
Tidak ada Dok menurut usernya
03 Juli 2019, 21:19
Doi: 10.4103/kjo.kjo_75_17
Blue sclera and osteogenesis imperfecta - A rare association

Ada case reportnya dok, blue sclera bisa diasosiasikan dengan OI, pada kasus yg ringan bahkan kadang tidak ketahuan ada permasalahan pada tulangnya
04 Juli 2019, 08:04
Baik,  terimakasih Dok. 
03 Juli 2019, 21:23
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodokter
Coba di Follow up ke arah osteogenesis imperfecta...
04 Juli 2019, 08:04
Baik Dok,  terimakasih. 
03 Juli 2019, 22:10
Alodok..

Kasus yang sangat menarik.

Pada kasus ini sklera biru mengarah ke arah OI.

Sebaiknya didalami apakah ada riwayat fraktur berulang pada pasien.

Pemeriksaan lanjutan berupa rontgen utk melihat apakah ada fraktur, densitometri utk menilai kepadatan tulang. Skor T <-2.5 menunjukkan adanya osteoporosis.

Pengobatan berupa operasi (memperbaiki fraktur) hingga pemberian bifosfonat oral/IV.

Sebuah laporan kasus: A boy with blue sclera and recurrent fractures
04 Juli 2019, 08:05
Baik Dok,  terimakasih atas infonya. 
04 Juli 2019, 09:16
Selamat pagi dok..

Menarik kasusnya dok..

Kalau berdasarkan data klinis yang disampaikan, kemungkinan suatu osteogenic imperfecta rasanya cukup kecil..
Walau memang dikenal luas hubungan blue sclera dengan OI (type I Sillence), namun biasanya akan ada riwayat fracture di usia balita..

Dengan data klinis yang menyebutkan tidak ada masalah Sama sekali Dan baru disadari beberapa tahun terakhir, maka mungkin perlu konsultasi TS Opthalmologist..

Salah satu features yang mudah dikenali pada pasien OI yang paling ringan pun biasanya ada masalah deformitas atau short stature akibat multiple fracture..

Mungkin dari anamnesis bisa diperdalam dok..juga diambil dari orangtua nya dok..🙏..

Mudah2an dapat sedikit membantu ya dok..
04 Juli 2019, 09:30
Baik Dok, sangat bermanfaat infonya,  terimakasih Dok. 
04 Juli 2019, 12:05
Terimakasih infonya dok
05 Juli 2019, 12:04
Thanks doc
04 Juli 2019, 10:20
Slmt pagi dokter, benar sekali bahwa blue sclera berhubungan erat dengan osteogenesis imperfecta. 
Secara umum, etiologi blue sclera bs berupa 
- sindroma genetik (type I osteogeneis imperfecta, Hallermann Strieff,dst) maupun

- etiologi non genetik dan drug (medication) induced blue sclera sperti :
anemia defisiensi besi,Caplan sindrom,hiperhomosistein,miastenia gravis,
penggunaan prednison,minosiklin, dll.


Utk lbh jelas, berikut tautan yg cukup membantu dok : 

https://doi.org/10.1016/j.oooo.2018.05.012

A review of syndromes associated with blue sclera, with inclusion of malformations of the head and neck, John K. Brooks,DSS, May 31 2018.
04 Juli 2019, 12:12
Sangat bermanfaat sekali untuk infonya Dok,  terimakasih banyak Dok 🙏
04 Juli 2019, 15:15
Terimakasih informasinya dokter 🙏
04 Juli 2019, 10:20
Slmt pagi dokter, benar sekali bahwa blue sclera berhubungan erat dengan osteogenesis imperfecta. 
Secara umum, etiologi blue sclera bs berupa 
- sindroma genetik (type I osteogeneis imperfecta, Hallermann Strieff,dst) maupun

- etiologi non genetik dan drug (medication) induced blue sclera sperti :
anemia defisiensi besi,Caplan sindrom,hiperhomosistein,miastenia gravis,
penggunaan prednison,minosiklin, dll.


Utk lbh jelas, berikut tautan yg cukup membantu dok : 

https://doi.org/10.1016/j.oooo.2018.05.012

A review of syndromes associated with blue sclera, with inclusion of malformations of the head and neck, John K. Brooks,DSS, May 31 2018.
04 Juli 2019, 12:12
Terimakasih Dok. 
05 Juli 2019, 07:45
Alo Dok,

Setuju dgn semua TS sebelumnya, sklera biru bisa menjadi tanda OI tipe 1 (yang paling ringan). Pada tipe ini biasanya asimptomatis dan belum ditemukan tumbuh kembang. Sementara fraktur mulai terjadi pada tahap 2 dan pada kasus berat bisa terjadi deformitas. Berikut jurnal yg membahas lengkap mengenai OI.
http://www.ecmjournal.org/papers/vol005/pdf/v005a04.pdf
05 Juli 2019, 10:56
Terimakasih atas sharingnya ya Dok. 
05 Juli 2019, 17:26
Selamat sore dok..

Kalau boleh diluruskan sedikit, 
Type 1 OI, bukan berarti paling ringan dari gejala saja dok..tetapi lebih ke gangguan kolagennya lebih ringan dari tipe lain sehingga kejadian fraktur nya tidak secepat tipe lain..yaitu Di usia neotatus atau bahkan saat lahir..
Tetapi pada beberapa pasien, saya menjumpai tipe 1 pun akan terjadi fraktur disaat anak berjalan..walau tidak sering, Dan dapat mencapai usia teens dengan hanya beberapa episode fraktur saja..

Pada artikel Yang dokter tautkan pun tidak disebutkan tidak ada masalah tumbuh kembang. 
Pengalaman saya justru belum pernah menjumpai OI tipe 1 yang asimptomatik..

Untuk itu, pada kasus dokter Nurul ini, saya curiga bukan suatu OI..
Tetapi medical problems lainnya..

Semoga bisa membantu ya dok..

05 Juli 2019, 18:24
Selamat sore dok..

Kalau boleh diluruskan sedikit, 
Type 1 OI, bukan berarti paling ringan dari gejala saja dok..tetapi lebih ke gangguan kolagennya lebih ringan dari tipe lain sehingga kejadian fraktur nya tidak secepat tipe lain..yaitu Di usia neotatus atau bahkan saat lahir..
Tetapi pada beberapa pasien, saya menjumpai tipe 1 pun akan terjadi fraktur disaat anak berjalan..walau tidak sering, Dan dapat mencapai usia teens dengan hanya beberapa episode fraktur saja..

Pada artikel Yang dokter tautkan pun tidak disebutkan tidak ada masalah tumbuh kembang. 
Pengalaman saya justru belum pernah menjumpai OI tipe 1 yang asimptomatik..

Untuk itu, pada kasus dokter Nurul ini, saya curiga bukan suatu OI..
Tetapi medical problems lainnya..

Semoga bisa membantu ya dok..

Sangat membantu infonya Dok,  terimakasih atas masukannya ya Dok 🙏