Pasien usia 50 tahun mengonsumsi diazepam selama 2 tahun yang dibeli sendiri untuk kejang - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok, izin konsul pasien umur 50th riwayat menggunakan diazepam selama 2th yg dibeli sendiri untuk kejang...yg saya tanyakan apakah aman untuk penggunaan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien usia 50 tahun mengonsumsi diazepam selama 2 tahun yang dibeli sendiri untuk kejang

    20 Oktober 2020, 21:45
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dok, izin konsul pasien umur 50th riwayat menggunakan diazepam selama 2th yg dibeli sendiri untuk kejang...yg saya tanyakan apakah aman untuk penggunaan diazepam berkepanjangan?

    Sementara px tidak mau dirujuk ke spesialis..

    Mohon arahannya dok

21 Oktober 2020, 07:55
dr. M. Iskandar. SpKJ
dr. M. Iskandar. SpKJ
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Dicoba saja dialihkan ke Obat kejang standar biasanya penitoin 100mg 2-3xsehari 1capsul kemudian diazepam nya ditaffering off 1/4 dose yg dia minum. Perminggu. Utk menghindarkan rebound efek. Mungkin pasien ini ada komorbid yg lain spt gangguan cemas atau ggn tidur shg dia pakai diazepam. Trims
21 Oktober 2020, 09:08

Ikut menyimak, terimakasih dokter.

 

23 Oktober 2020, 21:36
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Terimakasih banyak dok
22 Oktober 2020, 20:16
dr.Hasanah, Sp.KJ
dr.Hasanah, Sp.KJ
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Alo dokter, diazepam merupakan salah satu jenis obat yang termasuk dalam golongan benzodiazepin. Penggunaan obat jenis benzodiazepin dalam waktu lama akan dapat menimbulkan kondisi yang disebut sebagai toleransi, yaitu tubuh membutuhkan dosis yang lebih tinggi untuk mendapatkan efek yang sama. Lalu kemudian akan menimbulkan kondisi adiksi atau ketergantungan. Kondisi ketergantungan akan dapat menimbulkan "craving" sehingga muncul gejala-gejala tertentu, salah satunya perasaan tidak nyaman atau irritabilitas. Kondisi ini dapat mengganggu baik pada individu itu sendiri atau bahkan lingkungan sekitarnya. Jika penggunaan obat jenis benzo tidak ada indikasinya lebih baik di hentikan  dengan melakukan tappering off secara perlahan.
25 Oktober 2020, 10:43
dr. Ade Wijaya SpS
dr. Ade Wijaya SpS
Dokter Spesialis Saraf
Alodokter. Diazepam sediaan injeksi intravena memiliki onset kerja cepat sehingga digunakan sebagai lini pertama penatalaksanaan status epileptikus di UGD. sedangkan diazepam oral tidak direkomendasikan sebagai obat antiepilepsi rumatan karena memiliki banyak efek samping seperti diantaranya dependency, fatique, iritabilitas, dll
25 Oktober 2020, 12:53
Menyimak..
26 Oktober 2020, 11:11
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Izin ikut menyimak dok.
Dan menambahkan. Perlu juga dilakukan pemeriksaan, mengenai gejala kejang yang dikatakan pasien. Pastikan betul bahwa hal tersebut benar-benar kejang sebelum mengganti obat ke obat kejang.Selain itu coba telusuri kemungkinan penyebab kejang. Perlu diingat sangat jarang kejang timbul tiba2 diusia dewasa atau lanjut usia, namun terdapat beberapa kondisi fisik yang dapat saja mencetuskan hal tersebut terjadi. Mulai dari gangguan saraf pusat, gangguan metabolik, gangguan elektrolit tubuh dan lainnya.Mudah-mudahan membantu🙏
26 Oktober 2020, 19:09
alo dok
izin berpendapat, saya rasa diazepam tidak menjadi pilihan sebagai obat kejang, saran saya lebih baik di ganti ke pilihan obat kejang seperti phenitoin, carbamazepin, as vaproat tergantung tipe kejang...mungkin dijelaskan kepada pasien mengenai penggunaan diazepam jangka panjang...saran sayamasukan dosis obat kejangnnya sesuai dengan berat badan,kemudian turunkan dosis diazepam yg pasien minum sampai berhenti.terimakasih
26 Oktober 2020, 19:43
Link post test silaturahmi  HUT IDI. Dimana ya?
28 Oktober 2020, 08:03
Alo Dokter,
Sekedar sharing dok, kalau memang pasiennya kejang dan perlu obat rumatan biasanya dokter akan memberikan resep yg dapat diulang. Hati-hati dok kadang pasien mencoba memanipulasi utk mendapatkan resep dok krn kecanduan obat dok.Saya bbrp kali dpt pasien ini beberapa kali yg memaksa diresepkan tapi saat di anamnesa tidak jelas. Kalau memang pasien bercerita sudsh sering dpt dari dokter, minta pasien kontrol kembali ke dokter sebelumnya dok.