Pemberian serum antitetanus pada kasus gigitan lipan dan kalajengking - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter, ijin mengajak TS sekalian berdiskusi, apakah ada pengalaman atau sumber jurnal yang terpercaya yang bisa dijadikan landasan pemberian serum...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pemberian serum antitetanus pada kasus gigitan lipan dan kalajengking

    25 Februari 2020, 15:51

    Alodokter, ijin mengajak TS sekalian berdiskusi, apakah ada pengalaman atau sumber jurnal yang terpercaya yang bisa dijadikan landasan pemberian serum antitetanus pada kondisi tergigit Lipan atau Kalajengking? dan bagaimanakah tatalaksana yang paling baik untuk kasus gigitan hewan ini? Terimakasih sebelumnya 

25 Februari 2020, 16:23

Selamat sore dokter, iya menarik ya Dok kasusnya, jika merujuk pada link berikut https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3401053/ tidak disebutkan pemberian antitetanus pada kasus tergigit kalajengking Dokter.

Namun pada link berikut https://emedicine.medscape.com/article/168230-treatment#d7 disebutkan ada pemberian antitetanus profilaksis pada management pada lukanya Dokter. 

Pada link tersebut disebutkan penanganannya akan bergantung keluhan dan gejala yang dialami oleh pasien. Disebutkan juga penanganan berdasarkan grade mulai dari grade 1 (nyeri lokal yang kadar disertai pembengkakan, kebas, memar, dan kemerahan) yang hanya diberikan obat sesuai gejalanya termasuk pemberian antinyeri. Grade 2 (gejala grade 1, hipertemia, dan gejala gangguan kardiovaskular dan sistem respirasi) diberikan imunoterapi, prasozim, sampai midazolam dan Grade 3 yang harus mendapat perawatan ICU. Selengkapnya ada di jurnal yang terlampir ya Dokter.  

25 Februari 2020, 21:27
Terima kasih informasinya dokter, sangat membantu sekali
25 Februari 2020, 16:36
Wah. Terimakasih banyak dokter informasinya
Saat ini di IGD RS saya banyak sekali kasus gigitan Lipan dan Kalajengking, secara umum sudah sesuai manajemen pada jurnal tersebut termasuk sampai pemberian anestesi lokal pada sekitar luka gigitan.
Namun selama ini tetap kurang yakin dalam prosedur pemberian profilaksis AntiTetanus pada kasus ini. Paling tidak ini menjadi landasan dalam manajemen pasien selanjutnya. Sekali lagi terimakasih sudah sangat membantu ­čÖĆ
27 Februari 2020, 13:57

izin menyimak dokter.