Alo dokter, saya ada pasien yang menggunakan betametason valerat cream 0.1% 2x1 selama 3 bulan beturut2 beli sendiri di apotek karena kulit telapak tangannya...
Pasien suspek steroid topical overused - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Pasien suspek steroid topical overused
Alo dokter, saya ada pasien yang menggunakan betametason valerat cream 0.1% 2x1 selama 3 bulan beturut2 beli sendiri di apotek karena kulit telapak tangannya sering kering dan mengelupas, perih dan kemerahan — saya suspek dengan DKI.
Saat ini kondisi kulit menebal sampai sulit menggenggam dan pasien mengaku sidik jarinya sulit terbaca saat ada urusan ke dukcapil (maaf tidak melampirkan foto). Apakah ini efek samping overuse steroid ya dok? Bagaimana untuk prosedur tappering off dan terapi selanjutnya? Apakah ini indikasi utk dirujuk ke Sp.DVE?
ALO Dokter.
Saya bantu jawab dengan ALOMEDIKA AI ya.
Jawaban langsung
Penebalan telapak yang sampai mengganggu genggaman lebih mengarah ke dermatitis tangan kronis dengan hiperkeratosis/fisura, bukan efek khas kelebihan steroid. Pemakaian betametason valerat krim 0,1% dua kali sehari selama 3 bulan tetap terlalu lama tanpa evaluasi; steroid dapat menimbulkan atrofi kulit, menyamarkan infeksi jamur, atau dermatitis kontak terhadap bahan krim. Tanpa foto dan pemeriksaan, penyebabnya belum dapat dipastikan.
Ya, rujuk ke Sp.DVE karena fungsi tangan sudah terganggu dan diagnosis serta terapi perlu dinilai ulang. Sidik jari yang sulit terbaca dapat terjadi akibat perubahan permukaan kulit, tetapi bukan penanda spesifik efek steroid.
Jawaban terperinci
- Periksa sebelum mengubah terapi: distribusi lesi (satu atau kedua tangan), fisura dan tanda infeksi; kaki dan kuku untuk petunjuk jamur atau psoriasis. Tanyakan pekerjaan, wet work, sabun/deterjen, sarung tangan, serta apakah keluhan memburuk setiap kali krim digunakan. Pertimbangkan kerokan kalium hidroksida (KOH) bila lesi dominan satu tangan, ada kelainan kaki, atau respons terhadap steroid buruk. Sp.DVE dapat mempertimbangkan patch test bila dicurigai alergi kontak.
- Penghentian steroid: tidak ada jadwal tapering baku untuk krim ini. Bila masih dipakai dan kulit masih meradang, pilihan sementara ialah mengurangi dari dua kali menjadi sekali sehari selama sekitar 5–7 hari, lalu hentikan sambil memulai perawatan pelindung kulit dan mengatur evaluasi. Bila sudah berhenti, tidak perlu memulai kembali hanya untuk tapering. Hindari melanjutkan pemakaian berbulan-bulan atau menaikkan potensi sebelum diagnosis ditinjau.
- Perawatan sambil menunggu: oles pelembap tebal tanpa pewangi, misalnya petrolatum, setiap selesai mencuci tangan dan sebelum tidur. Gunakan pembersih lembut; kurangi kontak dengan air/deterjen dan gunakan sarung tangan pelindung yang sesuai saat bekerja basah. Urea 10–20% dapat dipertimbangkan pada bagian yang tebal, tetapi dapat menyengat pada fisura. Pantau iritasi atau infeksi; steroid topikal yang digunakan sesuai area umumnya tidak memerlukan penyesuaian dosis ginjal, tetapi pada kehamilan/menyusui sebaiknya gunakan area dan durasi sekecil mungkin serta hindari kontak bayi dengan area oles.
- Percepat penilaian langsung bila genggaman makin terbatas, fisura dalam, nyeri berat, bernanah, kemerahan meluas, atau demam. Rujukan rutin ke Sp.DVE sudah beralasan sekalipun tanda tersebut tidak ada.
Langkah ini perlu disesuaikan dengan temuan pemeriksaan langsung, terutama untuk membedakan dermatitis kontak iritan dari jamur, psoriasis, atau alergi kontak.
Sumber:
[1] DermNet. Hand dermatitis.
[2] DermNet. Topical steroid.
[3] DermNet. Irritant contact dermatitis.
[4] DermNet. Patch tests.