Larangan konsumi paracetamol sirup pada pasien anak, apakah bisa diganti tablet yang dipuyer? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Izin bertanya dok, terkait informasi yang beredar mengenai larangan paracetamol sirup untuk anak2, karena memicu gangguan ginjal akut ? Izin bertanya berarti...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Larangan konsumi paracetamol sirup pada pasien anak, apakah bisa diganti tablet yang dipuyer?

    18 Oktober 2022, 18:04
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Izin bertanya dok, terkait informasi yang beredar mengenai larangan paracetamol sirup untuk anak2, karena memicu gangguan ginjal akut ? Izin bertanya berarti kalau pct ablet dipuyer masih boleh ya ?

    Terimakasih sebelumnya dok

18 Oktober 2022, 18:16
Alo dokter, wah saya baru dengar ini dok dan cukup menarik mengingat paracetamol lebih sering dihubungkan dengan masalah di liver. Saya apa boleh minta link beritanya dok? Terima kasih banyak
18 Oktober 2022, 19:35
dr.Noldy Octovianus,Sp.A
dr.Noldy Octovianus,Sp.A
Dokter Spesialis Anak
Selamat malam. Memang saat ini beredar kabar waspada penggunaan paracetamol sirup tapi belum ada pelarangan kok dan hal ini udah dikonfirmasi ketua IDAI ya
Bisa dibaca di link ini


https://www.liputan6.com/health/read/5100780/klarifikasi-ketua-idai-soal-isu-penghentian-sementara-paracetamol-cair-terkait-gangguan-ginjal-akut

18 Oktober 2022, 19:59
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Baik Dokter Terimakasih Dok, memang bekum ada larangan diIndonesia untuk oenggunaan paracetamol sirup
18 Oktober 2022, 19:56
Alo dokter, ternyata saya baca baca, sebenarnya masalahnya bukan di paracetamol nya, tetapi di campurannya yaitu diethyl glichol yang memang memiliki resiko terjadinya AKI, tapi saya belum. Baca lebih lanjut sih dok
18 Oktober 2022, 19:58
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Baik Dokter Terimakasih dok,Terimakasih banyak dokter aas informasinya, tadi saya juga sudah ikut IDAI live, memang belum ada larangan untuk penggunaan paracetamol syrup di indonesia kecuali sudah dikeluarkan produk obat sirup apa dari BPOM yang tidak diperbolehkan
19 Oktober 2022, 12:46
Kemenkes kemarin telah mengeluarkan surat edaran, Dok. Berikut saya lampirkan. Pada poin 7 disampaikan, bahwa Nakes sebaiknya menghindari pemberian obat apapun dengan sediaan sirup. Mungkin akan diadakan pemeriksaan menyeluruh pada obat sirup yang beredar terkait kandungan EG dan DEG yang dicurigai sebagai penyebab.Sebagai alternatif, kita bisa berikan sediaan puyer, atau konservatif dengan kompres hangat/patch penurun demam. Parasetamol tablet sejauh yang saya baca tidak dilarang, Dok.Mohon koreksinya bila ada yang keliru TS.
Pelaporan AKI.pdf
19 Oktober 2022, 14:20
Untuk penggunaan puyer dan sirup kering masih diperbolehkan dok. Namun yang saya tanyakan, untuk pasien anak yang ingin diresepkan via Alomedika, sebaiknya seperti apa ya? Apakah sementara kita sarankan untuk periksa ke dokter terdekat saja dan tidak kita berikan resep digitalnya?
19 Oktober 2022, 15:51
Alo, dr.Hendriawan. 
Terkait larangan sementara untuk meresepkan obat berbentuk sirup dari Kemenkes, maka kita pilih sediaan lain. Misal untuk parasetamol, pilihan alternatifnya adalah meresepkan bentuk kaplet, tablet atau supositoria. Untuk anak yang belum bisa memakan tablet, orangtua dapat dianjurkan untuk menggerus tablet atau kaplet sebelum diberikan kepada anak. 
Untuk hal ini, pemberian bentuk sediaan lain lebih direkomendasikan dibanding merujuk offline karena pada praktik offline pun sediaan sirup tetap tidak dianjurkan diberikan untuk saat ini. 


Demikian ya dok.
Semoga membantu menjelaskan.


Salam, 

19 Oktober 2022, 15:10

ALO dokter,

Solven etilen glikol dapat menyebabkan gagal ginjal akut, silahkan simak di artikel CME Alomedika ini, ya. 

Link: https://www.alomedika.com/keracunan-etilen-glikol  

19 Oktober 2022, 16:26
Alo dokter, izin bertanya.
Apakah aman jika memberikan instruksi secara online menggerus dan membagi obat sendiri kepada orangtua?
Seperti misalnya mau memberikan resep paracetamol 100 mg dengan instruksi membagi 5 bagian dari 1 tablet pct 500 mg, atau obat lainnya.
Terkait tepat atau tidak cara membagi obat dan juga higienitasnya, juga pemahaman orangtua terhadap instruksi yang diberikan.Jika resep offline yg mengerjakan membagi obat adalah Apoteker atau Asisten Apoteker.
Mohon sarannya, Dok🙏