Mengatasi dan Mencegah Needle Stick Injury - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter! Keselamatan di tempat kerja tentunya harus diperhatikan oleh dokter mengingat banyak dan tingginya risiko kesehatan yang terdapat di Rumah sakit....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Mengatasi dan Mencegah Needle Stick Injury

    14 Juni 2019, 15:49
    dr. Andre
    dr. Andre
    Dokter Umum

    Alo dokter! Keselamatan di tempat kerja tentunya harus diperhatikan oleh dokter mengingat banyak dan tingginya risiko kesehatan yang terdapat di Rumah sakit. Salah satu aspek yang akan kita bahas hari ini adalah mengenai needle stick injury.

    https://www.alomedika.com/mencegah-dan-mengatasi-needle-stick-injury

    Tindakan yang paling efektif untuk mengatasi needle stick injury adalah melalui tindakan pencegahan, seperti elimination of hazard, engineering control, penggunaan alat perlindungan diri, dan vaksinasi. Jika terjadi needle stick injury, maka berikut tindakan yang dapat dilakukan:

    • Needle stick injury adalah cedera rentan tetanus, sehingga pasien harus ditatalaksana sesuai protokol profilaksis tetanus.
    • Untuk profilaksis HIV, dapat diberikan post exposure prophylaxis dengan regimen 2 atau 3 obat sesuai dengan jenis paparan dan status HIV pasien sumber.
    • Untuk profilaksis hepatitis B pada individu yang belum divaksin, dapat diberikan imunoglobulin hepatitis B.
    • Untuk post exposure prophylaxis hepatitis C, belum ada regimen yang direkomendasikan. Lakukan pemeriksaan serologi hepatitis C. Jika hasil normal, ulangi pemeriksaan dalam 4-6 minggu
    • Institusi tempat petugas kesehatan bekerja harus memiliki protokol yang mudah dan jelas untuk pelaporan needle stick injury. Hal ini penting agar setiap kejadian needle stick injury dapat ditinjau dan tindakan pencegahan ke depannya dapat dilakukan. Konseling pasca paparan harus ditawarkan pada semua pegawai yang mengalami needle stick injury.

    Nah, TS sendiri ada yang pernah pengalaman mengalami needle stick injury? Atau mungkin ada TS yg bekerja di manajemen rumah sakit yang punya pengalaman bagaimana membuat strategi pencegahan dan protokol penanganan needle stick injury di RS tempat TS bekerja? Yuk share di sini..

14 Juni 2019, 16:04

selamat siang Dokter Andre, terima kasih untuk sharing artikelnya, untuk pengalaman mengalami needle stick injury ini, belum pernah saya alami sendiri ya Dok, dan memang pencegahan terjadinya salah satu kecelakaan kerja ini penting dilakukan dan di tingkatkan promosinya ke petugas kesehatan, yang memang sering terpapar dengan benda yang tajam, termasuk jarum suntik Dok, mungkin ada TS lain yang ingin berbagi pengalaman atau share informasi untuk needle stick injury ini.

14 Juni 2019, 18:20
Alodoc, terima kasih sharingnya. Bener bgt penting untuk selalu diingat dan dilaksanakan.

Kalau di rumah sakit pendidikan tempat saya koskap dulu, pernah tahu ada kejadian seperti ini, sopnya Saya tidak tahu pasti tapi semua petugas fast respon. Termasuk konsulen kita juga cepat tanggap saat dihubungi tengah malam. Koas yang kena adalah Dan panik ketika sedang menangani pasien DM hipoglikemia yang siapa sangka juga HIV positif.


14 Juni 2019, 19:05
14 Juni 2019, 15:49

Alo dokter! Keselamatan di tempat kerja tentunya harus diperhatikan oleh dokter mengingat banyak dan tingginya risiko kesehatan yang terdapat di Rumah sakit. Salah satu aspek yang akan kita bahas hari ini adalah mengenai needle stick injury.

https://www.alomedika.com/mencegah-dan-mengatasi-needle-stick-injury

Tindakan yang paling efektif untuk mengatasi needle stick injury adalah melalui tindakan pencegahan, seperti elimination of hazard, engineering control, penggunaan alat perlindungan diri, dan vaksinasi. Jika terjadi needle stick injury, maka berikut tindakan yang dapat dilakukan:

  • Needle stick injury adalah cedera rentan tetanus, sehingga pasien harus ditatalaksana sesuai protokol profilaksis tetanus.
  • Untuk profilaksis HIV, dapat diberikan post exposure prophylaxis dengan regimen 2 atau 3 obat sesuai dengan jenis paparan dan status HIV pasien sumber.
  • Untuk profilaksis hepatitis B pada individu yang belum divaksin, dapat diberikan imunoglobulin hepatitis B.
  • Untuk post exposure prophylaxis hepatitis C, belum ada regimen yang direkomendasikan. Lakukan pemeriksaan serologi hepatitis C. Jika hasil normal, ulangi pemeriksaan dalam 4-6 minggu
  • Institusi tempat petugas kesehatan bekerja harus memiliki protokol yang mudah dan jelas untuk pelaporan needle stick injury. Hal ini penting agar setiap kejadian needle stick injury dapat ditinjau dan tindakan pencegahan ke depannya dapat dilakukan. Konseling pasca paparan harus ditawarkan pada semua pegawai yang mengalami needle stick injury.

Nah, TS sendiri ada yang pernah pengalaman mengalami needle stick injury? Atau mungkin ada TS yg bekerja di manajemen rumah sakit yang punya pengalaman bagaimana membuat strategi pencegahan dan protokol penanganan needle stick injury di RS tempat TS bekerja? Yuk share di sini..

Alo dokter

Tema menarik dok.
Saya pernah mengalaminya dok.
Lingkungan kerja yang selalu berhubungan dengan benda tajam.
Untuk needlestick injury (NSI) ini juga termasuk perlukaan benda tajam, perlukaan perkutaneous (kulit) dan paparan besa tajam yang dapat merusak lapisan kulit baik jarum, skalpel, dan benda tajam lain yang telah kontak dengan darah maupun cairan tubuh bersumber dari pasien.
NSI ini sangat penting dan penyebab yang berkelanjutan pada permasalahan penyakit serius dan fatal pada para pekerja tenaga kesehatan.
Bukan hanya tenaga medis dokter dan perawat saja melainkan para pengepul limbah medis di rumah sakit.
Pengarahan, latihan dan edukasi berkelanjutan secara rutin dan simultan pada seluruh staf rumah sakit hqrus sangat di perhwtikan untuk memahami prosedur, tatalaksana dan kebijakan NSI ini.
Fokus areanya pada pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dan prosedur telusur, 👉 PPI 1-11 yang dapat di lihat di PMK NO 27 TAHUN 2017.
Hal ini memang sudah diharuskan ada di sistem menajerial rumah sakit karena merupakan standart akreditasi suatu rumah sakit.
Salam.
15 Juni 2019, 13:34
Alo dokter

Tema menarik dok.
Saya pernah mengalaminya dok.
Lingkungan kerja yang selalu berhubungan dengan benda tajam.
Untuk needlestick injury (NSI) ini juga termasuk perlukaan benda tajam, perlukaan perkutaneous (kulit) dan paparan besa tajam yang dapat merusak lapisan kulit baik jarum, skalpel, dan benda tajam lain yang telah kontak dengan darah maupun cairan tubuh bersumber dari pasien.
NSI ini sangat penting dan penyebab yang berkelanjutan pada permasalahan penyakit serius dan fatal pada para pekerja tenaga kesehatan.
Bukan hanya tenaga medis dokter dan perawat saja melainkan para pengepul limbah medis di rumah sakit.
Pengarahan, latihan dan edukasi berkelanjutan secara rutin dan simultan pada seluruh staf rumah sakit hqrus sangat di perhwtikan untuk memahami prosedur, tatalaksana dan kebijakan NSI ini.
Fokus areanya pada pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dan prosedur telusur, 👉 PPI 1-11 yang dapat di lihat di PMK NO 27 TAHUN 2017.
Hal ini memang sudah diharuskan ada di sistem menajerial rumah sakit karena merupakan standart akreditasi suatu rumah sakit.
Salam.
Thanks for sharing, semua tenaga kesehatan berisiko NSI ya Dok. Semoga semua Tenaga kesehatan selalu dijauhkan dari risiko tersebut
15 Juni 2019, 14:57
15 Juni 2019, 19:49
Terima kasih sharingnya dok