Penanganan homoseksualitas pada laki-laki 19 tahun - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter, ada user laki laki usia 19 tahun, yang menyatakan bahwa dia sudah menyukai sesama jenis sejak SD dan selalu ingin melampiaskan hasrat seksualnya...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penanganan homoseksualitas pada laki-laki 19 tahun

    06 September 2019, 16:59

    Alodokter, ada user laki laki usia 19 tahun, yang menyatakan bahwa dia sudah menyukai sesama jenis sejak SD dan selalu ingin melampiaskan hasrat seksualnya kepada orang yang dia sukai. Namun hasratnya tetap dia pendam sehingga sering masturbasi setiap hari untuk melampiaskan hasrat seksualnya. User ingin bisa utk menyukai lawan jenis dan berhenti masturbasi. Kira-kira pd kasus seperti ini, apa yang dokter umum bisa sarankan sebelum pasien kita anjurkan utk konsultasi dengan psikiater? Kemudian kira-kira terapi apa yg diberikan pd pasien spti ini? Terimakasih ๐Ÿ™

06 September 2019, 17:29

Alo dr. Nafisah,

Kelainan nafsu seksual bisa sebagai kelainan tingkah laku dan emosi yang dimulai pada masa anak dan remaja. Saya setuju untuk dirujuk ke Psikiater.

Menunggu tanggapan dari sejawat Spesialis Psikiater.

 

06 September 2019, 19:11
Betul dok.. Trims tanggapannya dok ๐Ÿ™
06 September 2019, 18:10
Mungkin bisa disarankan untuk melampiaskan emosinya melalui hobi dok, namun bila orientasi seksual sudah menimbulkan gangguan (dalam artian gangguan secara sosial, pekerjaan, atau aktivitas lainnya) sebaiknya langsung ke psikiater
06 September 2019, 19:12
Terimakasih tanggapannya dok ๐Ÿ™
06 September 2019, 18:10
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
Dokter Specialis Psikiater
06 September 2019, 16:59

Alodokter, ada user laki laki usia 19 tahun, yang menyatakan bahwa dia sudah menyukai sesama jenis sejak SD dan selalu ingin melampiaskan hasrat seksualnya kepada orang yang dia sukai. Namun hasratnya tetap dia pendam sehingga sering masturbasi setiap hari untuk melampiaskan hasrat seksualnya. User ingin bisa utk menyukai lawan jenis dan berhenti masturbasi. Kira-kira pd kasus seperti ini, apa yang dokter umum bisa sarankan sebelum pasien kita anjurkan utk konsultasi dengan psikiater? Kemudian kira-kira terapi apa yg diberikan pd pasien spti ini? Terimakasih ๐Ÿ™

06 September 2019, 18:12
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
Dokter Specialis Psikiater
06 September 2019, 16:59

Alodokter, ada user laki laki usia 19 tahun, yang menyatakan bahwa dia sudah menyukai sesama jenis sejak SD dan selalu ingin melampiaskan hasrat seksualnya kepada orang yang dia sukai. Namun hasratnya tetap dia pendam sehingga sering masturbasi setiap hari untuk melampiaskan hasrat seksualnya. User ingin bisa utk menyukai lawan jenis dan berhenti masturbasi. Kira-kira pd kasus seperti ini, apa yang dokter umum bisa sarankan sebelum pasien kita anjurkan utk konsultasi dengan psikiater? Kemudian kira-kira terapi apa yg diberikan pd pasien spti ini? Terimakasih ๐Ÿ™

Alo Dr. Nafisah. Iya benar disarankan saja demikian jika user sudah merasa tdk nyaman dgn keadaannya, baiknya segera mencari bantuan dari psikiater. Nanti akan mdptkan tatalaksana secara holistik.
06 September 2019, 18:59
Trims dokter info nya
06 September 2019, 19:09
Baik dok, sudah saya sarankan agar menemui psikiater.. Terimakasih tanggapannya dok ๐Ÿ™
06 September 2019, 23:47
dr. Zulherman
dr. Zulherman
Dokter Umum
Terimakasih infonya dok ๐Ÿ™
07 September 2019, 05:26
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju dok
07 September 2019, 05:26
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju dok
06 September 2019, 18:45
Sebaiknya langsung konsul ke psikiater atau pemuka agama dok. Jadi bisa didiagnosis secara jelas kelainannya sprti apa dan diarahkan ke jalan yang benar
06 September 2019, 19:10
Betul dok.. Sudah sy sarankan utk menemui psikiater. Trims tanggapannya dok๐Ÿ™
06 September 2019, 19:28
Alo dr Nafisah.  

Ada baiknya juga kalau user tsb disarankan untuk konsultasi ke psikolog, mengingat dorongan tsb masih belum dilakukannya secara langsung,  artinya masih sangat memungkinkan untuk diberikan intervensi thd dia dari sisi psikologis.  Karena dari beberapa kasus yg pernah kami tangani,  untuk klien yg masih berada pada kondisi fantasi,  sebenarnya sangat terbuka peluang untuk merekonstruksi kognitif maupun lingkungan sosialnya yg berpotensi menyebabkan dorongan tsb semakin kuat. ๐Ÿ˜€๐Ÿ™
06 September 2019, 19:50
Setuju ni.. Trrimakasih
06 September 2019, 21:24
Terimakasiih๐Ÿ‘๐Ÿ™
07 September 2019, 05:19
Sangat menarik infonya Pak. 
07 September 2019, 05:27
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju
07 September 2019, 05:27
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Setuju
06 September 2019, 21:28
Untuk kasus seperti ini, apakah ada faktor risiko tertentu, yg mungkin bs dicegah dokter? Misalnya, apakah ada faktor dari pendidikan atau lingkungan sekitar tempat tinggal?
07 September 2019, 05:09
Alo Dok,

Keinginan utk berhenti menyukai sesama jenis dan ingi mencoba menyukai lawan jenis, saya pikir merupakan tanda bahwa pasien merasa tidak nyaman dgn dirinya. Saya setuju utk dirujuk ke psikiater krn penyuka sesama jenis di Indonesia dikategorikan sebagai ODMK org dgn masalah kejiwaan). Mgkn dokter bisa menganjurkan agar user rutin olahraga, perbanhak ibadah dan menghindari tayangan/bacaan yg mengandung pornografi.

Ref: https://www.pdskji.org/img_galeri/33648SuratPernyantaanPDSKJI
07 September 2019, 05:24
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Mantap dok
07 September 2019, 08:48
Setuju Dok. 
07 September 2019, 16:54
P
07 September 2019, 17:24
06 September 2019, 19:28
Alo dr Nafisah.  

Ada baiknya juga kalau user tsb disarankan untuk konsultasi ke psikolog, mengingat dorongan tsb masih belum dilakukannya secara langsung,  artinya masih sangat memungkinkan untuk diberikan intervensi thd dia dari sisi psikologis.  Karena dari beberapa kasus yg pernah kami tangani,  untuk klien yg masih berada pada kondisi fantasi,  sebenarnya sangat terbuka peluang untuk merekonstruksi kognitif maupun lingkungan sosialnya yg berpotensi menyebabkan dorongan tsb semakin kuat. ๐Ÿ˜€๐Ÿ™
Sepakat dengan hal ini.. coba digali oleh psikolog terlebih dahulu.