Diskusi Kasus Konstipasi Kronik pada Balita - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat malam dok. Mohon konsultasi pasien balita 16 bulan BB 11,5 kg mengalami konstipasi kurang lebih 2 bulan. Sejak 2 bulan BAB mengejan sekali tapi tidak...

Diskusi Dokter

  • Diskusi Kasus Konstipasi Kronik pada Balita

  • Selamat malam dok. Mohon konsultasi pasien balita 16 bulan BB 11,5 kg mengalami konstipasi kurang lebih 2 bulan. Sejak 2 bulan BAB mengejan sekali tapi tidak keluar, kadang mengejan hingga berkeringat, kadang keluar feses kecil kecil (bristol stool 1), kadang disertai darah lama kelamaan hampir setiap BAB diberikan microlax. Sudah dilakukan evakuasi feses per rectal, modifikasi diet tinggi serat, dan diberikan lactulosa rumatan 2x5 ml. Tetapi kenapa ya saat diberi rumatan dengan laktulosa tsb tetap sulit BAB? Terapi rumatan diganti dengan laxadine (campuran fenolftalein, parafin liquid, gliserin) 1x5ml selama 4 hari plus penghentian susu formula lalu pasien dapat BAB setiap hari. Ketika pemberian laxadine dihentikan plus sufor masih dihentikan mengapa pasien kembali sulit BAB selama kurang lebih 3 hari? Pasien mengejan hebat tetapi feses tidak dapat keluar. Apakah terapi rumatan kurang lama diberikan sehingga belum mampu menghilangkan trauma nyeri saat BAB? Apakah masih bisa dikatakan konstipasi fungsional? Ataukah dapat langsung kita pikirkan kemungkinan kelainan organik? Apakah pada kelainan organik pasien juga dapat BAB jika diberikan obat pencahar semacam laxadine? Terima kasih dokter.

    Malam dok,

    Untuk menentukan konstipasinya fungsional atau tidak maka bisa menggunakan kriteria Roma dok spt pada link berikut. Saya sepertinya juga berpikir apa mungkin ada penyebab dari organiknya ya, mengingat konstipasinya juga sudah cukup lama ya dan sudah tergolong kronis.

    Kalau saran dari saya supaya bisa dilakukan penjajakan lebih lanjut pada balita ini, spt foto polos abdomen atau USG? cmiiw

    Mungkin TS lain ada yang bisa memberikan masukan utk kasus spt ini. Terimakasih sudah sharing kasusnya ya dok

      dr.Bedry Qintha
    Moderator
    Alo dokter!
    Setuju dengan dr.Fathir menentukan konstipasinya fungsional atau tidak bisa menggunakan kriteria Roma.
    Dan karena ada konstipasi berulang, sebaiknya dipikirkan penyebab organik. Pada pemeriksaan fisik apakah peristaltik normal dok?? Apakah anak masih ASI (karna ASI juga bertindak sebagai pencahar alami)? Apakah konsumsi air putih anak cukup??
    Ini ada link dari saripediatri dok sebagai bahan bacaan (https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/897/830).
    Semoga membantu!
    Baik dokter semua. Terima kasih atas jawabannya 🙏