bagaimana penatalaksanaan keracunan brodifacoum? - Diskusi Dokter

general_alomedika

selamat sore dokter dan TSmau bertanya sekaligus sharing hari sabtu kemarin kami melaksanakan jaga di ugd dan ada pasien mengkonsumsi brodifacoum yang sering...

Diskusi Dokter

  • bagaimana penatalaksanaan keracunan brodifacoum?

  • selamat sore dokter dan TS

    mau bertanya sekaligus sharing hari sabtu kemarin kami melaksanakan jaga di ugd dan ada pasien mengkonsumsi brodifacoum yang sering digunakan untuk meracun babi hutan.

    untuk diatas ini yang ingin saya tanyakan apakah antidotum yang tepat bagi kasus diatas,apakah tetap dengan pengunaan atropin sama seperti pada kasus intoksikasi organofosfat?

    karena atropinisasi yang saya lakukan sampai 20 ampul tidak menimbulkan efek midriasis dan cenderung bradikardia.

    kemudian apakah tetap dilakukan bilas lambung karena pada kasus2 keracunan kalau tidak salah saya pernah membaca di beberapa jurnal tidak disarankan karena dapat mengiritasi saluran cerna itu sendiri.

    mohon bimbingannya karena brodifacoum ini jarang sekali kasusnya dan tidak ada data yang valid..🙏🙏🙏

    Alo Dok, 

    Brodifacoum ini isinya superwarfarin dok setahu saya. efek yang ditakutnya biasanya perdarahan hebat.

    Dari saya baca dari Brodifacoum Health and Safety Guide nya WHO, kalau tertelannya baru beberapa jam, dianjurkan untuk melakukan bilas lambung dan juga pemberian charcoal. 

    Kemudian, Brodifacoum ini kan isinya Superwarfarin, jadi jangan lupa juga dicek Hb dan PT nya.  Bila ada perdarahan hebat bisa bisa berikan: vit K1 25 mg, dan transfusi whole atau plasma darah. PT harus dicek kembali tiap 3 jam, dan vit k1 bisa diulang bila tidak ada perubahan. 

    Untuk kasus keracunan yang tidak terlalu parah, vit K1 bisa diberikan dengan dosis yang lebih rendah, sambil diberikan juga fresh frozen plasma. PT tetap dicek berkala (8-10 jam)

     

    semoga membantu ya dok. 

     

     

    wah terima masih dokter untuk infonya kemudian untuk miosisnya ini apakah dilanjutkan terus untuk atropinisasinya?
      dr.Bedry Qintha
    Moderator

    Alo dokter Melissa!

    Setuju dengan dr.Yana, pada keracunan superwarfarin penatalaksanaannya adalah dengan vitamin K yang mungkin dibutuhkan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, sampai INR normal. Pasien yang menunjukkan tanda perdarahan harus dirawat inap, dok. Kalo pada pasien dengan kecenderungan bunuh diri, harus dirawat bersama dengan Psikiater. 

    Pemberian activated charcoal disarankan dalam rentang 1-2 jam setelah  tertelan.

    Di IGD, penatalaksanaan menggunakan prinsip ABC, harus pertimbangkan resusitasi dan transfusi bila diperlukan.  Sesegera mungkin harus periksa PT dan INR supaya tau baseline-nya. Nah, untuk vitamin K, sebaiknya tidak diberikan sebagai profilaksis. Bila PT memanjang, vitamin K diberikan 50-200 mg per hari. Kadar PT dan INR sebaiknya diperiksa ulang dalam 24-48 jam.

    Jika perdarahan terjadi sangat berat, vitamin K dapat diberikan melalui infus lambat.

    Bilas lambung dan emesis sudah tidak disarankan lagi dok pada kasus intoksikasi.

    Semoga membantu!

    dr. Melissa Sibarani
    Sep 03, 2018 at 08:20 AM

    wah terima masih dokter untuk infonya kemudian untuk miosisnya ini apakah dilanjutkan terus untuk atropinisasinya?

    Dok apakah sudah dipastikan yang tertelan hanya racun tikusnya saja kah ataukah ada zat lain misalnya insektisida? 

    dr.Bedry Qintha
    Sep 03, 2018 at 08:41 AM

    Alo dokter Melissa!

    Setuju dengan dr.Yana, pada keracunan superwarfarin penatalaksanaannya adalah dengan vitamin K yang mungkin dibutuhkan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, sampai INR normal. Pasien yang menunjukkan tanda perdarahan harus dirawat inap, dok. Kalo pada pasien dengan kecenderungan bunuh diri, harus dirawat bersama dengan Psikiater. 

    Pemberian activated charcoal disarankan dalam rentang 1-2 jam setelah  tertelan.

    Di IGD, penatalaksanaan menggunakan prinsip ABC, harus pertimbangkan resusitasi dan transfusi bila diperlukan.  Sesegera mungkin harus periksa PT dan INR supaya tau baseline-nya. Nah, untuk vitamin K, sebaiknya tidak diberikan sebagai profilaksis. Bila PT memanjang, vitamin K diberikan 50-200 mg per hari. Kadar PT dan INR sebaiknya diperiksa ulang dalam 24-48 jam.

    Jika perdarahan terjadi sangat berat, vitamin K dapat diberikan melalui infus lambat.

    Bilas lambung dan emesis sudah tidak disarankan lagi dok pada kasus intoksikasi.

    Semoga membantu!

    Thank you dok koreksinya :)

      dr.Bedry Qintha
    Moderator

    dr. Melissa Sibarani
    Sep 03, 2018 at 08:20 AM

    wah terima masih dokter untuk infonya kemudian untuk miosisnya ini apakah dilanjutkan terus untuk atropinisasinya?

    Menambahkan sedikit dok.. Kalo pada intoksikasi superwarfarin murni, seharusnya tidak ada pupil pin point. Dan tidak diperlukan penatalaksanaan menggunakan atropin dok...

    Kalo pada keracunan organofosfat, bisa timbul miosis karena ada efek muskarinik.. pemberian atropin secara agresif harusnya menunjukkan perbaikan gejala miosis. cmiiw.

    dr.Bedry Qintha
    Sep 03, 2018 at 08:54 am


    Menambahkan sedikit dok.. Kalo pada intoksikasi superwarfarin murni, seharusnya tidak ada pupil pin point. Dan tidak diperlukan penatalaksanaan menggunakan atropin dok...


    Kalo pada keracunan organofosfat, bisa timbul miosis karena ada efek muskarinik.. pemberian atropin secara agresif harusnya menunjukkan perbaikan gejala miosis. cmiiw.

    bila dari pengakuan keluarga iyaa hanya racun tikut dan babi hutan dan tidak ada bau sepeeti organofosfat utk diatas..

    sangat membantu sekali dok.. untuk diatas ini masukan dari rekan2
    .