Manajemen leukorea berulang pada pasien yang belum aktif secara seksual - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat siang TS! Mohon izin konsul dokk, seorang pasien perempuan usia 24 tahun belum aktif seksual mengalami keputihan selama bertahun2 (sekitar 5 tahun...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Manajemen leukorea berulang pada pasien yang belum aktif secara seksual

    Dibalas 29 Juni 2019, 21:16

    Selamat siang TS! 

    Mohon izin konsul dokk, seorang pasien perempuan usia 24 tahun belum aktif seksual mengalami keputihan selama bertahun2 (sekitar 5 tahun menurut pasien). Sudah pernah diberikan fluconazole, metronidazole, clindamycin, namun masih ada jg. Apabila diberi oobat menurut pasien keputihannya berkurang namun setelah obat habis akan mulai lagi. 

    Dideskripsikan keputihan warna putih dan kadang2 kuning, menggumpal. 

    Waktu itu pernah disarankan untuk swab vagina namun tidak jadi kemudian dari SpKK katanya langsung diberikan clindamycin. SpKK nya jg menyarankan untuk melakukan pemeriksan autoimun karena curiga pasien autoimum sehingga tidak sembuh2 namun sdh dilakukan dan hasilnya normal.

    Pertanyaan saya pemeriksaan apakah yg dpt dilakukan saat ini dan kira2 diagnosisnya mengarah kemana dok? Mengingat pasien sdh mengkonsumsi baik obat antijamur dan antibakteri namun tidak ada perubahan. Terima kasih dokk 🙏

22 Juni 2019, 07:14
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
Dokter Spesialis Kandungan
Alo dokter!

Menarik sekali, bila memang belum hubungan intim memang terbatas diagnostiknya.

saya pribadi mungkin akan melakukan 2 strategi evaluasi:

1. Evaluasi faktor yg mendasari keputihan yg berulang, misalnya kondisi immunosupresi, diabetes atau tidak, adakah gangguan tiroid, apakah ada gangguan haid terutama yg hipoestrogenic, kebiasaan higiene.  

2. Evaluasi penyebabnya misalnya dengan vaginal swab, kultur cairan vagina. Bila kultur negatif, misalnya seperti pada infeksi klamidia, dilakukan pemeriksaan serologis. Mencari ada tidaknya pertumbuhan jaringan/tumor genital tract yg dapat mengalami degenerasi atau infeksi yg dapat menyebabkan keputihan
22 Juni 2019, 17:23
Terimakasih sharingnya, dok
23 Juni 2019, 06:03
Trimakasih sharingnya dokter 🙏
23 Juni 2019, 22:46
Terima kasih banyak dokterr sangat membantu informasinya :) 
23 Juni 2019, 22:46
Terima kasih banyak dokterr sangat membantu informasinya :) 
24 Juni 2019, 17:03
Sangat bermanfaat infonya Dok. 
16 Juni 2019, 16:37
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
dr.Jonathan Chandra Nainggolan SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Klo saran saya baiknya dilakukan vaginal smear atau swab vagina agar tahu bakteri atau jamur nya dok. Dan agar tidak berulang untuk mengobati suami juga agar tidak terjadi efek pingpong infeksi
16 Juni 2019, 19:00

Terimakasih banyak dok, sangat bermanfaat.

23 Juni 2019, 22:43
Terima kasih banyak dokterr sangat membantu informasi nya dok :) 
23 Juni 2019, 22:43
Terima kasih banyak dokterr sangat membantu informasi nya dok :) 
17 Juni 2019, 11:02
Alo dokter,
Bila sudah diberikan beberapa pengobatan tapi keluhan kepitihan berulang saya setuju sebaiknya diperiksa lab untuk sekret vagina dengan identifikasi jamur, bakteri dan parasit. 
Lalu mungkin perlu ditambahkan edukasi untuk menjaga agar area vagina tdk lembab dan cara menjaga higiene yg baik sehari2 karena bisa juga terjadi infeksi ulang (reinfeksi) bukan dari bakteri atau jamur yg rekalsitran terhadap pengobatan.
23 Juni 2019, 22:44
Baik dokk terima kasih banyak dokterr saya akan sarankan kepada pasiennya. :) sharingnya sangat berguna terima kasih dokk 
23 Juni 2019, 22:44
Baik dokk terima kasih banyak dokterr saya akan sarankan kepada pasiennya. :) sharingnya sangat berguna terima kasih dokk 
24 Juni 2019, 17:03
Terimakasih atas infonya Dok. 
21 Juni 2019, 21:44
Halo dok
Ijin sharing ya dok! Pasien ini apa sudah menikah?apa ada riwayat pemakaian sabun/cairan antiseptik disekitar kemaluan?hieginitas nya gimana,apa celana dalam yg digunakan bahannya mudah menyerap,apa daerah kemaluan sering lembab,habis BAK tidak dikeringkan ato dilap memakai handuk bekas mandi?
23 Juni 2019, 22:46
Terima kasih dokter, kebetulan saya bertanya kepada pasien kemudian pasien menyatakan sudah menggunakan bahan pakaian dalam yg dapat menyerap keringat dgn baik, setelah membersihkan alat kewanitaan dgn air lgsg dibasuh dgn tissue kering dan sudah beberapa tahun tdk pernah sama sekali menggunakan alat pembersih daerah kewanitaan dokk.
Makanya saya juga bingung dokk dan cukup penasaran mengapa keluhan leukorea nya brrulang terus sampai bertahun2 dok 
23 Juni 2019, 22:46
Terima kasih dokter, kebetulan saya bertanya kepada pasien kemudian pasien menyatakan sudah menggunakan bahan pakaian dalam yg dapat menyerap keringat dgn baik, setelah membersihkan alat kewanitaan dgn air lgsg dibasuh dgn tissue kering dan sudah beberapa tahun tdk pernah sama sekali menggunakan alat pembersih daerah kewanitaan dokk.
Makanya saya juga bingung dokk dan cukup penasaran mengapa keluhan leukorea nya brrulang terus sampai bertahun2 dok 
22 Juni 2019, 17:51
dr. Dinar Witasari, SpKK
dr. Dinar Witasari, SpKK
Dokter Spesialis Kulit
Setuju dengan jawaban TS diatas

Pemeriksaan vaginal swab adalah salah satu langkah yang tepat untuk mengidentifikasi penyebab keputihan. Mungkin bisa disarankan pada pasien tersebut.
Dan perlu dianamnesis kembali bagaimana riwayat faktor-faktor pemicunya, misal bagaimana kebiasaan membersihkan area kemaluan (arahnya apa sudah tepat, apakah sering menggunakan sabun pembersih vagina), faktor hormonal atau adakah penyakit lain yang menyertai. 
Semoga bermanfaat
23 Juni 2019, 22:47
Terima kasih banyak dokter atas informasi nya :) 
23 Juni 2019, 22:47
Terima kasih banyak dokter atas informasi nya :) 
22 Juni 2019, 08:13
22 Juni 2019, 07:14
Alo dokter!

Menarik sekali, bila memang belum hubungan intim memang terbatas diagnostiknya.

saya pribadi mungkin akan melakukan 2 strategi evaluasi:

1. Evaluasi faktor yg mendasari keputihan yg berulang, misalnya kondisi immunosupresi, diabetes atau tidak, adakah gangguan tiroid, apakah ada gangguan haid terutama yg hipoestrogenic, kebiasaan higiene.  

2. Evaluasi penyebabnya misalnya dengan vaginal swab, kultur cairan vagina. Bila kultur negatif, misalnya seperti pada infeksi klamidia, dilakukan pemeriksaan serologis. Mencari ada tidaknya pertumbuhan jaringan/tumor genital tract yg dapat mengalami degenerasi atau infeksi yg dapat menyebabkan keputihan
Menarik sharingnya Dokter, Terima Kasih
22 Juni 2019, 08:38
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
Dokter Spesialis Kandungan
Sama2 dokter😊🙏
24 Juni 2019, 11:16
23 Juni 2019, 22:46
Terima kasih dokter, kebetulan saya bertanya kepada pasien kemudian pasien menyatakan sudah menggunakan bahan pakaian dalam yg dapat menyerap keringat dgn baik, setelah membersihkan alat kewanitaan dgn air lgsg dibasuh dgn tissue kering dan sudah beberapa tahun tdk pernah sama sekali menggunakan alat pembersih daerah kewanitaan dokk.
Makanya saya juga bingung dokk dan cukup penasaran mengapa keluhan leukorea nya brrulang terus sampai bertahun2 dok 
Iya dok,mgkn saran saya dirujuk aja dok ke sp.OG terdekat🙏
29 Juni 2019, 21:16
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo SpPD
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Dibuat 16 Juni 2019, 16:18

Selamat siang TS! 

Mohon izin konsul dokk, seorang pasien perempuan usia 24 tahun belum aktif seksual mengalami keputihan selama bertahun2 (sekitar 5 tahun menurut pasien). Sudah pernah diberikan fluconazole, metronidazole, clindamycin, namun masih ada jg. Apabila diberi oobat menurut pasien keputihannya berkurang namun setelah obat habis akan mulai lagi. 

Dideskripsikan keputihan warna putih dan kadang2 kuning, menggumpal. 

Waktu itu pernah disarankan untuk swab vagina namun tidak jadi kemudian dari SpKK katanya langsung diberikan clindamycin. SpKK nya jg menyarankan untuk melakukan pemeriksan autoimun karena curiga pasien autoimum sehingga tidak sembuh2 namun sdh dilakukan dan hasilnya normal.

Pertanyaan saya pemeriksaan apakah yg dpt dilakukan saat ini dan kira2 diagnosisnya mengarah kemana dok? Mengingat pasien sdh mengkonsumsi baik obat antijamur dan antibakteri namun tidak ada perubahan. Terima kasih dokk 🙏

Selain saran TS yg lain,
Utk.vaginal swap,
Jangan lupa anamnesis dipertajam, apakah ada riwayat sexual sebelumnya, krn ini dapat menjadi petunjuka sekalipun dari usia yg belum menikah dianggap tdk sexual aktif.