Konsul pasien 72 tahun muntah dan diare 3 minggu setelah herniotomi - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter! Izin sharing dan berdiskusi dengan sejawat sekalian. Kemarin saya menemukan kasus seorang laki-laki 72 tahun datang dengan keluhan muntah berulang...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Konsul pasien 72 tahun muntah dan diare 3 minggu setelah herniotomi

    Dibalas 01 Mei 2019, 08:01
    dr.Samira
    dr.Samira
    Dokter Umum

    Alodokter! Izin sharing dan berdiskusi dengan sejawat sekalian. Kemarin saya menemukan kasus seorang laki-laki 72 tahun datang dengan keluhan muntah berulang kali secara tiba-tiba tanpa diikuti diare sejak pagi sebelum kunjungan ke puskesmas. Pasien mengatakan setiap diberi makan atau minum pasti langsung muntah. Pasien mengatakan hari itu belum BAB namun pasien mengaku masih bisa buang angin. Pasien riwayat operasi herniotomi dan hernioraphy 3 minggu sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah pasien sudah mulai turun pada 90/60 dengan nadi 110 namun untuk suhunya normal. Untuk pemeriksaan abdomen saya hanya menemukan suara bising usus yang meningkat dan nyeri tekan minimal pada area bekas operasi. Pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Yang ingin saya tanyakan apakah mungkin kejadian ini masih berhubungan dengan riwayat operasi hernia yang dijalani pasien 3 minggu sebelumnya ? Mohon arahannya, terimakasih πŸ™πŸ™

01 Mei 2019, 07:03
dr. David, Sp.B, FINACS, FICS
dr. David, Sp.B, FINACS, FICS
Dokter Spesialis Bedah
Alo dokter!
Perlu digali lebih dalam informasi ttg kualitas muntah nya tsb, apakah warna kehijauan, feces atau kuning jernih. Dengan demikian, akan bisa membantu memberikan informasi letak permasalahan nya. Selain itu, bisa ditanyakan apakah ada kembung atau tidak, adakah nyeri perut yg dirasakan semakin memberat atau tidak.
Mengingat pasien tsb memiliki riwayat operasi hernia sebelumnya, msh ada kemungkinan kondisi saat ini masih berhubungan dengan operasi sebelumnya. Komplikasi yg muncul akibat operasi sebelumnya berupa komplikasi lanjut yaitu adhesi intestinal, striktur intestinal, volvulus, invaginasi atau bahkan hernia internal.
Pada kondisi diatas, penanganan kegawatdaruratannya hrs ditangani segera, seperti patensi jalan napas, oksigenasi, pemasangan iv line dan resusitasi cairan, pemasangan nasogastric tube serta pemasangan kateter urine utk pemantauan diuresis. Kemudian, bisa dikerjakan pemeriksaan penunjang mulai dari foto polos abdomen, usg hingga ct scan - sesuai kebutuhan.
Tatalaksana definitif selanjutnya tentunya dilakukan sesuai dengan konfirmasi diagnostik yg didapatkan.
Semoga bermanfaat! 
01 Mei 2019, 07:26
Sangat bermanfaat infonya Dok,  terimakasih. 
01 Mei 2019, 07:58
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Terimakasih dokter atas informasinya, sangat membantu πŸ™πŸ™
01 Mei 2019, 08:01
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Untuk muntahnya kemarin yang saya tanyakan berisi air dan makanan yang di makan, tidak ada darah.. untuk nyeri perut pasien mengatakan tidak mengalami hanya saja saat pemeriksaan fisik saya temukan bising ususnya meningkat dimana mencurigakan terjadinya obstruksi namun tanda lain seperti tidak bisa buang angin atau perut kembung tidak ditemukan pada pasien dok..
01 Mei 2019, 06:32
dr.Andrio Wishnu Prabowo,SpB
dr.Andrio Wishnu Prabowo,SpB
Dokter Spesialis Bedah
Halo doc. Pada kasus hernia kita dapat temukan adanya hernia strangulata. Dimana telah terjadi gangguan vaskularisasi pada isi kantung hernia, sehingga seringkali bisa menimbulkan komplikasi non vital isi kantung.

Oleh karena itu harus ditanyakan pada pasien apakah saat sebelum operasi dirasakan bemjolan nyeri hebat, dan kemerahan. Jika ada berarti pasien mengalami hernia strangulata.
 Bisa saja saat operasi dinilai isi kantung hernia masih vital, namun karena jepitan(iskemia) yg sudah lama post operasi baru terjadi perforasi.
01 Mei 2019, 06:48
dr.Achmad Rafli, Sp.A(K)
dr.Achmad Rafli, Sp.A(K)
Dokter Spesialis Anak
Terima kasih Bang AndrioπŸ‘
01 Mei 2019, 07:59
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Terimakasih dokter atas informasinya πŸ™πŸ™