Kapan sebaiknya dilakukan Radioterapi pada pasien Kanker? - Onkologi Radiasi Ask the Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dr. Steven Octavianus, Sp.Onk.Rad, saya mau menanyakan dok, untuk terapi pada kanker secara umum apakah selalu harus dilakukan radioterapi dan kemoterapi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Kapan sebaiknya dilakukan Radioterapi pada pasien Kanker? - Onkologi Radiasi Ask the Expert

    04 Februari 2022, 14:28
    dr. Eunike
    dr. Eunike
    Dokter Umum

    Alo dr. Steven Octavianus, Sp.Onk.Rad, saya mau menanyakan dok, untuk terapi pada kanker secara umum apakah selalu harus dilakukan radioterapi dan kemoterapi dok ? Atau ada jenis kanker tertentu yang dapat di terapi dengan radioterapi saja dan hasilnya cukup memuaskan dok ? Dan untuk memulai radioterapi apakah tergantung dari staging kanker nya sendiri atau bisa langsung dilakukan bila sudah terdekteksi walaupun masih stage awal dok ?

    Terimakasih banyak dokter.

04 Februari 2022, 14:55
dr. Steven Octavianus SpOnkRad
dr. Steven Octavianus SpOnkRad
Dokter Spesialis Onkologi

Hallo,, terima kasih untuk pertanyaannya..

Pada dasarnya terapi kanker harus dilakukan secara multidisiplin bersama ahli Onkologi lainnya, seperti Bedah Onkologi, Gynekologi Onkologi, Hematologi Onkologi, Onkologi Radiasi, Radiologi, Dsb.. Tujuannya untuk memberikan tatalaksana terbaik untuk pasien.. 

Pemberian radiasi sebagi terapi tunggal dapat diberikan pada beberapa jenis kanker, yang memang terdetksi pada stadium yang sangat awal, seperti kanker Laring T1N0M0 sebagai organ preserve therapy, Kanker Nasofaring stadium dini, kanker leher rahim stadium 1. Akan tetapi pada kenyataannya dilapangan kanker yang sudah sampai di para ahli onkologi sudah luar biasa ukurannya, sehingga terapi single modalitas tidak akan cukup, perlu sinergi dengan modalitas terapi lainnya untuk dapat memberikan hasil yang  maksimal sesuai dengan harapan pasien dan keluarga..

Ya staging sangat berpengaruh dengan rencana terapi lainnya, semakin rendah stadium maka terapi tunggal saja seringkali cukup, akan tetapi semakin tinggi stadium maka penggunaan modalitas terapi lainnya juga semakin dibutuhkan..