Gatal di dubur yang membaik setelah diberi povidone iodine - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter izin konsul. Kami menerima pasien wanita 52 tahun. 1 bulan terakhir ini pasien sering gatal tepat di dubur, terutama setelah buang air besar....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Gatal di dubur yang membaik setelah diberi povidone iodine

    Dibalas 17 Agustus 2023, 10:27
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter izin konsul. Kami menerima pasien wanita 52 tahun. 1 bulan terakhir ini pasien sering gatal tepat di dubur, terutama setelah buang air besar. Pasien sudah menggunakan salep hidrocortisone, sagestam, tidak membaik. Namun bila diberi betadine gatal hilang.

    Ketika kami periksa, tidak Kami temukan perubahan warna maupun benjolan di dubur pasien.

    Pasien juga tidak ada perubahan pola makan, perubahan berat badan yang berarti. Untuk buang air besar cenderung encer dan sulit ditahan, mirip diare.

    Pemeriksaan lanjutan apa yang dapat kami lakukan di puskesmas dok? Untuk diagnosa banding sebaiknya kami arahkan kemana? Terimakasih

13 Agustus 2023, 09:46
Alo dok..
apakah pasien ada riwayat diabetes?


Tidak menutup kemungkinan di DD dengan enterobius (infeksi cacing kremi) karena gatal dominan setelah buang air besar dan perlu ditanyakan jika pasien sering bersinggungan dengan anak-anak sehingga memperkuat diagnosis.


Mungkin lebih lengkapnya bisa dibaca di tautan di bawah dok..


Pruritus Ani

17 Agustus 2023, 10:27
dr.Naldo Sofian, SpPD
dr.Naldo Sofian, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo, dokterIzin bantu jawab juga, dokter. Biasanya gatal di dubur dengan kondisi demikian betul berhubungan dengan cacing atau kurang bersih pada area tersebut. Cacing kremi umumnya membuat gatal area dubur di malam hari. Lalu BAB nya kan agak encer dalam 1 bulan terakhir, brarti sudah bisa dikatakan diare kronik. Diagnosis bandingnya selain cacing, bisa juga berupa colitis (dapat dicurigai inflammatory bowel disease). Disfungsi saraf otonom juga bisa mengakibatkan diare walau sangat jarang. Oleh karenanya saya sarankan periksa feses lengkap dan LED dahulu untuk mengetahui ada cacing atau inflamasi ditandai dengan adanya lendir atau temuan darah yang tidak kasar mata pada feses lengkap. Jika memang tidak perbaikan juga, dapat dirujuk untuk kolonoskopi oleh sejawat subspesialis gastroenterologi. Sekian. Semoga membantu dan pasiennya lekas baik