Cara pemberian SABU pada pasien tergigit ular - Diskusi Dokter

general_alomedika

Saya pernah baca di literatur tentang cara pemberian SABU, ada 2 (dua) cara yaitu:1. Injeksi “push” intravena:Antivenom cair diberikan dengan injeksi...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Cara pemberian SABU pada pasien tergigit ular

    06 Desember 2020, 15:25

    Saya pernah baca di literatur tentang cara pemberian SABU, ada 2 (dua) cara yaitu:

    1. Injeksi “push” intravena:

    Antivenom cair diberikan dengan injeksi intravena lambat (tidak lebih dari 2 ml / menit).

    2. Infus intravena:

    Antivenom cair dilarutkan dalam sekitar 5 ml cairan isotonik per kg berat badan (yaitu sekitar 250 ml saline isotonic atau 5% dekstrosa dalam kasus pasien dewasa) dan diinfuskan pada tingkat konstan selama sekitar 30-60 menit.

    Jangan lupa untuk selalu menyediakan adrenalin pada saat pemberian serum anti bisa ular.

    Apakah pemberian bolus intravena dianjurkan pada pasien tergigit ular? Apakah ada efek sampingnya?

07 Desember 2020, 09:14

Alo dokter,

Coba membantu menjawab. Infus ABU intravena lambat lebih direkomendasikan daripada injeksi bolus, karena lebih memperlambat laju reaksi efek samping. Namun, suatu studi menyebutkan bahwa tidak terdapat perbedaan dalam laju reaksi sistemik berat antara infus 30 menit dan injeksi intravena selama 10 menit. Berdasarkan referensi, ABU dapat diberikan injeksi langsung intravena perlahan jika tidak diencerkan.  Kecepatan pemberian adalah 2 mL/menit.

Referensi: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4767202/

https://www.alomedika.com/obat/vaksin-serum-dan-imunoglobulin/serum-dan-imunoglobulin/anti-bisa-ular/indikasi-dan-dosis

07 Desember 2020, 09:22
Terima kasih, dok
10 Desember 2020, 15:10

Alo Dokter,

Cara pemberianya bisa dua cara:

1. bolus intravena dengan mencampur terlebih dahulu menggunakan sterile water 10  ml, dan disuntikkan perlahan selama 10-15 menit (tidak lebih dari 2 ml/menit)

2. drip infus, dalam 250 ml cairan isotonis (Nacl 0,9% atau D5%) atau dengan volume pelarut 5ml/kgbb) selama 30-60 menit. 

Observasi pasien dalam 1-2 jam setelah pemberian SABU untuk melihat respon pengobatan dan reaksi anaflaktik. Selain reaksi anafilaktik, dapat terjadi demam, ruam gatal, nyeri sendi atau hematuria. 

Ref: Guideline for the management of snakebites WHO regional south east asia 

11 Desember 2020, 09:24
Terima kasih, dok