Bilas Lambung untuk Keracunan - Diskusi Dokter

general_alomedika

Penanganan kasus keracunan mencakup penanganan umum berupa penilaian risiko, penanganan kegawatdaruratan (airway, breathing, circulation), dan penanganan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bilas Lambung untuk Keracunan

    06 Februari 2019, 13:53
    dr. Andre
    dr. Andre
    Dokter Umum

    Penanganan kasus keracunan mencakup penanganan umum berupa penilaian risiko, penanganan kegawatdaruratan (airway, breathing, circulation), dan penanganan keracunan berupa dekontaminasi, peningkatan eliminasi toksin, serta pemberian antidot yang sesuai. Bilas lambung sangat tidak dianjurkan karena memiliki risiko komplikasi yang melebihi potensi manfaat terapi, seperti aspirasi, pneumonia, perforasi gaster dan esofagus, laryngospasme, hipoksia, infeksi, disritmia, pneumothorax, imbalans elektrolit, dan propulsi racun.

    https://www.alomedika.com/bilas-lambung-untuk-kasus-keracunan

    Walau sudah banyak ditinggalkan pada negara-negara Barat, negara-negara berkembang masih banyak melakukan tindakan bilas lambung. Hal ini umumnya dilakukan pada layanan kesehatan dengan fasilitas terbatas tanpa adanya antidot racun dan peralatan tata laksana yang adekuat. Rendahnya standar pendidikan kedokteran dan pengetahuan yang buruk mengenai manajemen pasien keracunan juga merupakan faktor yang berperan pada seringnya tindakan ini dilakukan. Keputusan bilas lambung pada akhirnya bergantung pada klinisi dengan mempertimbangkan risiko komplikasi dan ketersediaan terapi lain.

    https://www.alomedika.com/bilas-lambung-untuk-kasus-keracunan

    Alo dokter! Tindakan bilas lambung merupakan tindakan kontroversial yang masih sering dilakukan untuk kasus keracunan, khususnya pada daerah dengan fasilitas terbatas. Dokter sendiri pernah melakukannya tidak?

    Yuk share pengalaman TS dalam menangani kasus keracunan di sini.

06 Februari 2019, 15:18
iya Dok, saya setuju bahwa bilas lambung ini tak ada manfaat nya, sudah banyak uji klinis yg membuktikannya. Selain itu sudah tak ada manfaat nya, risiko akan esofagitis refluks, perforasi gaster, aspirasi bisa saja terjadi.

Penatalaksanaan paling penting maka sesuai dengan isi artikel tsb adalah stabilisasi pasien dan pemberian antidotum jika tersedia.
06 Februari 2019, 21:36
dr. Nico Poundra Mulia, SpOG
dr. Nico Poundra Mulia, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Terimakasih atas sharingnya dok, saya jadi ingat waktu jaman saya koas tahun 2006 dulu masih sering dilakukan bilas lambung pada pasien intoksikasi (terutama yang menelan racun). Untung saja sekarang sudah banyak yang meninggalkan terapi bilas lambung ini.
07 Februari 2019, 08:49
Terima kasih banyak dok atas sharingnya. Tindakan bilas lambung masih sering dipakai di sekitar saya untuk kasus keracunan, semoga dengan artikel ini bisa menjadi pertimbangan untuk tidak melakukan tindakan bilas lambung lagi mengingat resiko komplikasinya yang sangat berbahaya bagi pasien
07 Februari 2019, 09:51
Terimakasih dok sharing nya
07 Februari 2019, 17:23
Terimakasih