jarak waktu diperbolehkan berhubungan seksual setelah KB - Diskusi Dokter

general_alomedika

dok, user sering menanyakan untuk jarak waktu diperbolehkan berhubungan seksual setelah menggunakan KB misalnya KB pil, suntik atau IUD sebenarnya memang...

Diskusi Dokter

20 Oktober 2018, 10:14

Halo dok..

Secara umum kalau mulai pakai KB hormonal (pil kb, implan, suntik) tidak pada saat awal menstruasi, kalau mau berhubungan seksual sebaiknya pakai kontrasepsi tambahan (kondom) untuk 7 hari pertama setelah pemakaian (jadi bukan dilarang sama sekali). Selain itu sebelum diberikan KB harus dipastikan ga lagi hamil. Kalau mulai diberikan di awal menstruasi, maka boleh langsung berhubungan (karena pasti tidak subur juga).

Kalau pakai IUD, bisa langsung berhubungan karena sudah langsung kerja kontrasepsinya.

 

CMIIW..

20 Oktober 2018, 11:00
dr. Marianti
dr. Marianti
Dokter Umum
Alo dr.Wiji,

Untuk pertanyaan seperti ini dari user maupun pasien, seharusnya sebagai dokter sudah bisa menjawabnya dengan mengacu pada:

- mekanisme kerja setiap metode kontrasepsi
- fisiologi ovulasi, menstrusi, pembuahan, serta kehamilan

.. yang saya yakin sudah dipelajari sejak masa pre-klinik.
20 Oktober 2018, 11:21

dr. Wiji Hastuti
Oct 20, 2018 at 08:33 AM

dok, user sering menanyakan untuk jarak waktu diperbolehkan berhubungan seksual setelah menggunakan KB misalnya KB pil, suntik atau IUD sebenarnya memang diperlukan rentang waktu tertentu atau tidak ya?
terima kasih

 

Siang dok. cuma menambahkan saja kalau ada pertanyaan dari pasien seperti ini, saya pribadi pendekatannya:

1. Apakah KB pil atau suntiknya ini baru pertama kali atau sudah berkali2 dan tinggal melanjut yang sebelum2nya saja?

2. Kalau ini yang pertama kali, maka awal diberikan KBnya ini kapan: saat sedang haid atau tidak?

Mengacu dr jawaban kedua pertanyaan tsb baru dijelaskan:

- kalau ini penggunaan pertama, maka persis seperti yang sudah dijawab oleh dr.Irna di atas: jika diberikannya saat berada dalam hari pertama hingga hari ketujuh dari siklus haidnya maka TIDAK perlu berpantang sama sekali. Tapi kalau diberikannya diluar dari rentang tsb sebaiknya tes kehamilan dulu, kalau negatif maka bisa dimulai diberikan tp kemudian perlu berpantang dulu atau gunakan kondom dulu selama seminggu berikutnya. Sebagai tambahan topik mirip pernah dibahas di diskusi ini dok https://www.alomedika.com/komunitas/topic/cara-minum-pil-kb

- Kalau ini cuma tinggal melanjut saja dari penggunaan KB sebelumnya, alias misalnya ini adalah ulangan suntikan KB yang tiap bulan/ tiap 3 bulan rutin diberikan sesuai jadwal, maka TIDAK perlu berpantang sama sekali. Tapi ingat, dengan catatan mesti rutin penggunaan KBnya sesuai aturan

- Sudah lama tidak pakai KB, lalu sekarang mau pakai lagi: aturannya sama seperti yang baru pertama kali pakai

Itu berlaku utk pil/suntik KB ya dok. Kalau IUD setelah dipasang maka akan segera efektif jadi tidak perlu pusing berpantang

Untuk lebih jelasnya lagi bisa dibaca di Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi (Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo), kebetulan kalau saya sendiri punyanya yang cetakan ketiga tahun 2010. Berikut saya lampirkan foto dari tulisan di bukunya ya.

Mohon koreksinya sekiranya ada pernyataan yang kurang tepat

20 Oktober 2018, 11:25
2 gambar pertama yg saya lampirkan itu utk KB kombinasi, tp yg injeksi progestin-only juga sama. Hanya bedanya kalau pil progestin-only (gambar ketiga), di buku sebutkannya agak beda, tp utk mempermudah sih kalau saya dipukul rata saja semua utk amannya

20 Oktober 2018, 11:26

dr. Jessica Prisscila
Oct 20, 2018 at 11:25 am

2 gambar pertama yg saya lampirkan itu utk KB kombinasi, tp yg injeksi progestin-only juga sama. Hanya bedanya kalau pil progestin-only (gambar ketiga), di buku sebutkannya agak beda, tp utk mempermudah sih kalau saya dipukul rata saja semua utk amannya

eh ternyata keuploadnya ga urut ya. ya intinya kalau minipil agak beda aturannya dgn injeksi dan pil kb lain

21 Oktober 2018, 09:18

dr. Jessica Prisscila
Oct 20, 2018 at 11:26 AM

eh ternyata keuploadnya ga urut ya. ya intinya kalau minipil agak beda aturannya dgn injeksi dan pil kb lain

terima kasih dokter infonya, sangat bermanfaat

21 Oktober 2018, 09:24

dr. Marianti
Oct 20, 2018 at 11:00 AM

Alo dr.Wiji,

Untuk pertanyaan seperti ini dari user maupun pasien, seharusnya sebagai dokter sudah bisa menjawabnya dengan mengacu pada:

- mekanisme kerja setiap metode kontrasepsi
- fisiologi ovulasi, menstrusi, pembuahan, serta kehamilan

.. yang saya yakin sudah dipelajari sejak masa pre-klinik.

maaf dokter jika pertanyaan kurang berkenan. Tetapi saya lupa, atau mungkin saya pas ijin waktu preklinik, jadi saya menanyakan di forum jika ada yang mempunyai informasi yang valid mengenai hal tersebut.