bengkak pada paha setelah 5 bulan mengalami trauma - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo Dokter.Sharing kasusLaki2 6th mengeluhkan bengkak pada kaki kanan sejak 5 hari. Bengkak disertai dengan demam dan nyeri. Riwayat jatuh 5 bulan lalu namun...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • bengkak pada paha setelah 5 bulan mengalami trauma

    24 Januari 2019, 14:46

    Alo Dokter.

    Sharing kasus

    Laki2 6th mengeluhkan bengkak pada kaki kanan sejak 5 hari. Bengkak disertai dengan demam dan nyeri. Riwayat jatuh 5 bulan lalu namun riwayat medis tidak jelas. Dikatakan saat itu hanya dibawa pijat dan dilakukan pasang gips.

    Riwayat trauma baru disangkal.Β  Berikut saya sertakan fto xray dan hasil lab nya.

    Px vital sign stabil. Tem 38.7

    Perabaan hangat dan nyeri tekan

    Pertanyaannya perlukah dilakukan pemeriksaan CRP sebelum pemberian antibiotik doc?

    Tatalaksana lanjutan seperti apa?

24 Januari 2019, 14:47
Koreksi. 5 bulan lalu sempat dipijat. Kemudian krn tidak membaik dilakukan debridemen saja waktu itu
24 Januari 2019, 14:59
Selamat Siang dok..

Saya Coba share ya dok..

Kalau dari anamnesis anda, sepertinya terjadi fraktur terbuka yah?
Debridement yang dilakukan tentunya oleh dokter kan dok? Karena Luka operasi terencana kelihatannya..

Kalau fraktur terbuka, resiko terjadi re infeksi pasca debridement sangat mungkin..bahkan bisa dicurigai untuk deeper infection bahkan sampai terjadi osteomyelitis..

dari rontgen yang ada, tidak tampak jelas apakah ada reaksi periosteum..(tanda awal osteomyelitis biasanya akan nampak)..

Untuk kecurigaan infeksi sebaiknya diperiksakan CRP..sebelum antibiotic.
CRP dapat dipakai sebagai indikator hasil terapi nantinya..
Namun yang penting saat ini adalah apakah bengkaknya disebabkan koleksi cairan (pus) didalam atau Massa konsolidasi saja..
jika ada koleksi pus lagi, maka debridement dan antibiotic adalah terapi yang lebih tepat..
Antibiotic saja biasanya tidak cukup..

Mungkin sedikit sharing saya dapat membantu..πŸ™
Terima kasih..
24 Januari 2019, 15:05
24 Januari 2019, 14:59
Selamat Siang dok..

Saya Coba share ya dok..

Kalau dari anamnesis anda, sepertinya terjadi fraktur terbuka yah?
Debridement yang dilakukan tentunya oleh dokter kan dok? Karena Luka operasi terencana kelihatannya..

Kalau fraktur terbuka, resiko terjadi re infeksi pasca debridement sangat mungkin..bahkan bisa dicurigai untuk deeper infection bahkan sampai terjadi osteomyelitis..

dari rontgen yang ada, tidak tampak jelas apakah ada reaksi periosteum..(tanda awal osteomyelitis biasanya akan nampak)..

Untuk kecurigaan infeksi sebaiknya diperiksakan CRP..sebelum antibiotic.
CRP dapat dipakai sebagai indikator hasil terapi nantinya..
Namun yang penting saat ini adalah apakah bengkaknya disebabkan koleksi cairan (pus) didalam atau Massa konsolidasi saja..
jika ada koleksi pus lagi, maka debridement dan antibiotic adalah terapi yang lebih tepat..
Antibiotic saja biasanya tidak cukup..

Mungkin sedikit sharing saya dapat membantu..πŸ™
Terima kasih..
Iya benar Dok. Saat itu dilakukan operasi di RS lain.

Jika fasilitas tes CRP tidak tersedia apakah bisa Dokter kita terapi antibiotik dulu?

Trimakasih Dokter untuk sharingnya πŸ™
24 Januari 2019, 15:21
Kalau tidak ada pemeriksaan CRP, maka boleh diberikan antibiotic tanpa CRP..
Namun, pastikan penyebab bengkaknya yah dok, supaya dapat Di terapi dengan tepat..apakah perlu debridement atau tidak..πŸ™
24 Januari 2019, 15:15
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah
Alodokter!
Dari foto, dapat dilihat adanya pembengkakan di femur, dan pada foto rontgen didapatkan gambaran malunion fracture of femur dgn deformitas angulasi, namun tdk tampak adanya reaksi periosteal yg biasanya terlihat pada gambaran osteomyelitis. Dengan berdasarkan informasi klinis dimana terdapat tanda tanda inflamasi akut yaitu nyeri dan bengkak di paha sejak 5 hari, demam, lekositosis dan adanya riwayat debridement sebelumnya, maka perlu dipertimbangkan kemungkinan adanya suatu infeksi jaringan lunak di paha tsb, dan bila tdk terdapat fasilitas utk pemeriksaan CRP di faskes tsb, maka bs digantikan dgn pemeriksaan hitung jenis lekosit neutrofil segmen dan batang, mengingat LED saat ini cukup tinggi sementara hitung jenis neutrofil msh dalam range batas atas. Pemberian antibiotik empirik broad-spectrum msh rasional dalam kondisi ini terlebih bila sudah terdapat respons tubuh sistemik pada penderita tsb.
Dan bila pada pemeriksaan fisik jelas menunjukkan adanya infeksi jaringan lunak, maka dianjurkan utk kontrol sumber infeksi dengan cara debridement ulang. 
Semoga bermanfaat! 
24 Januari 2019, 15:24
Trimakasih banyak Dok sharingnya πŸ™
25 Januari 2019, 09:25
Terimakasih dokter sharing ilmunya 
25 Januari 2019, 11:14
Alodokter
Ikut urun saran
Usul di lakukan pemeriksaan klinis juga untuk menilai kriteria wells menyingkirkan kemungkinan kejadian DVT. DD Deep vein thrombosis bisa secara jelas terlihat dengan pemeriksaan usg doppler pembuluh darah.
Pasien dengan kondisi seperti ini sering terjadi stasis aliran vena, karena tidak ada kontraksi otot yang dapat memicu DVT. 
Salam.
25 Januari 2019, 11:22
Sangat bermanfaat infonya Dok πŸ™.
25 Januari 2019, 15:01
Baik Dok. Trimakasih atas masukannya πŸ™
25 Januari 2019, 12:39
Mohon maaf dokter jeffry ini pasien anak umur 6 tahun ya dok? berarti setelah kejadian 5 bulan lalu, selama kurun waktu tersebut pasien mengalami immobilisasi?
25 Januari 2019, 15:03
Iya dok 6th mobilisasinya berkurang sejak operasi terakhir 5 bulan lalu.
28 Januari 2019, 20:51
Alo dokter, ijin menambahkan, apabila dalam kurun waktu tersebut immobilisasi, DVT memang akan terjadi, perlu diwaspadai adanya thrombus DVT ini yang lepas, dan akan bersirkulasi kembali ke jantung masuk ke atrium kanan melalui vena kava inferior dan menjadi emboli paru, menyumbat arteri pulmonal yang kemudian akan tampak gejala hipertensi pulmonal yang lebih rumit penanganannya.
Salam.
29 Januari 2019, 06:29
Alo dokter, ijin menambahkan, apabila dalam kurun waktu tersebut immobilisasi, DVT memang akan terjadi, perlu diwaspadai adanya thrombus DVT ini yang lepas, dan akan bersirkulasi kembali ke jantung masuk ke atrium kanan melalui vena kava inferior dan menjadi emboli paru, menyumbat arteri pulmonal yang kemudian akan tampak gejala hipertensi pulmonal yang lebih rumit penanganannya.
Salam.
Trimakasih Dokter untuk tambahannya πŸ™