Menilai kepribadian anak sejak bayi - Diskusi Dokter

general_alomedika

Apakah kepribadian anak bisa di nilai sejak Bayi? User menanyakan perihal Bayinya yg introvert. Sungkan untuk berinteraksi jika bertemu orang baru dan...

Diskusi Dokter

13 September 2019, 13:57
Alodok, arahkan saja pasien konsul ke dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang.
13 September 2019, 13:57
Hahaha mungkin lebih ke pemalu kali ya dok.
Perlu asuhan untuk meningkatkan kepercayaan diri dari seorang anak oleh orangtuanya dok.
Mungkin TS ada yang menambahkan atau mengkoreksi.
Psikolog anak lebih berperan dalam hal ini bila memang dirasa berat.
13 September 2019, 14:19

Alo Dr. Gita, 

Untuk menempatkan bayi pada spektrum kepribadian menurut saya tidak sesuai, tetapi psikiater Thomas & Chess sejak tahun 1987 mengelompokkan tempramen bayi menjadi:

1. Easy babies: bayi dalam kelompok ini mudah menyesuaikan dengan situasi baru, cepat mengikuti ruitn, biasanya ceria, dan mudah di tenangkan

2. Difficult babies: bayi pada kelompok ini, lebih sulit adaptasi dengan lingkungan dan situasi baru, mudah berekasi negatif terhadap stimuli. 

3. Slow-to-warm-up babies: bayi pada kelompok ini awalnya susah beradaptasi namun lambat laun dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru. 

Temperamen akan berpengaruh kepada kemampuan dan keterampilan secara sosial dan penyesuaian dengan lingkungan. 

Sebelum itu, pastikan juga hal-hal yang membuat bayi tidak nyama, antara lain :  bayi lapar, kolik, demam, merasa tidak nyaman oleh karena faktor eksternal seperti popok yang basah. 

https://www.jaacap.org/article/S0002-7138(09)60038-8/fulltext

Terimakasih 

13 September 2019, 14:37
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Info yg menarik dok
14 September 2019, 08:18
dr. Zulherman
dr. Zulherman
Dokter Umum
Nice sharing dok
14 September 2019, 08:19
Mantap infonya Dok.
14 September 2019, 08:19
Mantap infonya Dok.
27 September 2019, 06:12
Mantab😊👍👍
13 September 2019, 14:29
Terima kasih banyak dokter ilmunya 
13 September 2019, 14:29
Terima kasih banyak dokter ilmunya 
13 September 2019, 15:16

Alo Dok,

IMHO, Saya kurang setuju dengan pemberian label 'introvert' pada bayi. Kondisi tsb mengacu pada stranger fear/anxiety yang sebenarnya wajar saja terjadi sampai pada usia 36 bulan karena merupakan tahap kembang bayi Dok. Biasanya juga kondisi ini terjadi karena pengaruh genetik atau attachment dengan ibu/pengasuh kurang. Supaya anak merasa nyaman, mgkn bisa di-sounding sebelumnya dan tidak perlu memaksakan situasi agar anak berlaku seperti di rumah (karena memang jelas situasinya berbeda). Tambahan juga, dari ilmu parenting yg saya dapat, saat anak diam sebenarnya pun anak juga sedang belajar dan mengobservasi lingkungan.

 

Referensi: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4129944/

13 September 2019, 23:47
Baik, terima kasih dok sharingnya
03 Oktober 2019, 11:24
Setuju dok. Anak butuh pembiasaan baik dalam hal bersosialisasi agar bisa lebih pervaya diri dan membuka diri saat bertemu dengan orang luar selain orangtua/caregiver nya🙏
14 September 2019, 17:15
dr. Melati, Sp.KJ
dr. Melati, Sp.KJ
Dokter Specialis Psikiater
Alodoc..
Mungkin yang dimaksud bukan kepribadian yaa.. Karena kepribadian seseorang terbentuk setelah usia 17 tahun yang besar pengaruhnya dari lingkungan keluarga dan sekitar..
Yang dapat dilihat sejak bayi adalah suatu disorder yg mengarah ke tumbuh kembang anak, seperti autis, ADHD, CP, Retardasi Mental dan lain sebagainya.. Jika khawatir bayinya pasif, segera arahkan ke dsa tumbuh kembang anak, doc..

14 September 2019, 17:20
dr. Handre Putra, Sp.A
dr. Handre Putra, Sp.A
Dokter Spesialis Anak
Setuju dengan dr. Melati, Sp.KJ kepribadian belum terbentuk sebelum usia 17 tahun. Thanks doc atas sharingnya. 😊😊😊
16 September 2019, 20:25
Alo dok, saya setuju bahwa kepribadian seseorang sebelum usia 17 tahun dan penting untuk memeriksaan dugaan gangguan perkembangan anak seperti spektrum autisme, adhd, atau retardasi mental. 
03 Oktober 2019, 11:25
Terimakasih sharingnya dok 🙏
16 September 2019, 16:39
13 September 2019, 14:19

Alo Dr. Gita, 

Untuk menempatkan bayi pada spektrum kepribadian menurut saya tidak sesuai, tetapi psikiater Thomas & Chess sejak tahun 1987 mengelompokkan tempramen bayi menjadi:

1. Easy babies: bayi dalam kelompok ini mudah menyesuaikan dengan situasi baru, cepat mengikuti ruitn, biasanya ceria, dan mudah di tenangkan

2. Difficult babies: bayi pada kelompok ini, lebih sulit adaptasi dengan lingkungan dan situasi baru, mudah berekasi negatif terhadap stimuli. 

3. Slow-to-warm-up babies: bayi pada kelompok ini awalnya susah beradaptasi namun lambat laun dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru. 

Temperamen akan berpengaruh kepada kemampuan dan keterampilan secara sosial dan penyesuaian dengan lingkungan. 

Sebelum itu, pastikan juga hal-hal yang membuat bayi tidak nyama, antara lain :  bayi lapar, kolik, demam, merasa tidak nyaman oleh karena faktor eksternal seperti popok yang basah. 

https://www.jaacap.org/article/S0002-7138(09)60038-8/fulltext

Terimakasih 

Nice share 😊👍👍
30 September 2019, 08:39
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Mantul dok. 
16 September 2019, 16:39
13 September 2019, 14:19

Alo Dr. Gita, 

Untuk menempatkan bayi pada spektrum kepribadian menurut saya tidak sesuai, tetapi psikiater Thomas & Chess sejak tahun 1987 mengelompokkan tempramen bayi menjadi:

1. Easy babies: bayi dalam kelompok ini mudah menyesuaikan dengan situasi baru, cepat mengikuti ruitn, biasanya ceria, dan mudah di tenangkan

2. Difficult babies: bayi pada kelompok ini, lebih sulit adaptasi dengan lingkungan dan situasi baru, mudah berekasi negatif terhadap stimuli. 

3. Slow-to-warm-up babies: bayi pada kelompok ini awalnya susah beradaptasi namun lambat laun dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru. 

Temperamen akan berpengaruh kepada kemampuan dan keterampilan secara sosial dan penyesuaian dengan lingkungan. 

Sebelum itu, pastikan juga hal-hal yang membuat bayi tidak nyama, antara lain :  bayi lapar, kolik, demam, merasa tidak nyaman oleh karena faktor eksternal seperti popok yang basah. 

https://www.jaacap.org/article/S0002-7138(09)60038-8/fulltext

Terimakasih 

Nice share 😊👍👍
30 September 2019, 08:39
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
dr. Heriyanto Hidayat, Sp.PD.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Mantul dok
16 September 2019, 16:47
13 September 2019, 14:19

Alo Dr. Gita, 

Untuk menempatkan bayi pada spektrum kepribadian menurut saya tidak sesuai, tetapi psikiater Thomas & Chess sejak tahun 1987 mengelompokkan tempramen bayi menjadi:

1. Easy babies: bayi dalam kelompok ini mudah menyesuaikan dengan situasi baru, cepat mengikuti ruitn, biasanya ceria, dan mudah di tenangkan

2. Difficult babies: bayi pada kelompok ini, lebih sulit adaptasi dengan lingkungan dan situasi baru, mudah berekasi negatif terhadap stimuli. 

3. Slow-to-warm-up babies: bayi pada kelompok ini awalnya susah beradaptasi namun lambat laun dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru. 

Temperamen akan berpengaruh kepada kemampuan dan keterampilan secara sosial dan penyesuaian dengan lingkungan. 

Sebelum itu, pastikan juga hal-hal yang membuat bayi tidak nyama, antara lain :  bayi lapar, kolik, demam, merasa tidak nyaman oleh karena faktor eksternal seperti popok yang basah. 

https://www.jaacap.org/article/S0002-7138(09)60038-8/fulltext

Terimakasih 

Info yg sangat menarik dan bermanfaat dok😁
16 September 2019, 17:31
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
Dokter Specialis Psikiater
14 September 2019, 17:15
Alodoc..
Mungkin yang dimaksud bukan kepribadian yaa.. Karena kepribadian seseorang terbentuk setelah usia 17 tahun yang besar pengaruhnya dari lingkungan keluarga dan sekitar..
Yang dapat dilihat sejak bayi adalah suatu disorder yg mengarah ke tumbuh kembang anak, seperti autis, ADHD, CP, Retardasi Mental dan lain sebagainya.. Jika khawatir bayinya pasif, segera arahkan ke dsa tumbuh kembang anak, doc..

Setuju dok 😊🙏
16 September 2019, 17:32
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
dr.Mega Nilam Sari, M.Biomed, SpKJ
Dokter Specialis Psikiater
13 September 2019, 14:19

Alo Dr. Gita, 

Untuk menempatkan bayi pada spektrum kepribadian menurut saya tidak sesuai, tetapi psikiater Thomas & Chess sejak tahun 1987 mengelompokkan tempramen bayi menjadi:

1. Easy babies: bayi dalam kelompok ini mudah menyesuaikan dengan situasi baru, cepat mengikuti ruitn, biasanya ceria, dan mudah di tenangkan

2. Difficult babies: bayi pada kelompok ini, lebih sulit adaptasi dengan lingkungan dan situasi baru, mudah berekasi negatif terhadap stimuli. 

3. Slow-to-warm-up babies: bayi pada kelompok ini awalnya susah beradaptasi namun lambat laun dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan yang baru. 

Temperamen akan berpengaruh kepada kemampuan dan keterampilan secara sosial dan penyesuaian dengan lingkungan. 

Sebelum itu, pastikan juga hal-hal yang membuat bayi tidak nyama, antara lain :  bayi lapar, kolik, demam, merasa tidak nyaman oleh karena faktor eksternal seperti popok yang basah. 

https://www.jaacap.org/article/S0002-7138(09)60038-8/fulltext

Terimakasih 

Nice share.trimakasih dok 🙏
16 September 2019, 20:17
Mungkin berkaitan juga dengan selective mutism, namun jika onset anak usia 5 tahun. Gejala utamanya kegagalan untuk berbicara dalam situasi sosial tertentu, yang lebih dikarenakan rasa malu berlebihan. Misalkan di rumah banyak berbicara dan ceria namun saat diplayground anak seperti diam 'membisu' dan lebih banyak menggunakan bahas tubuh.
16 September 2019, 20:36
Kira kira penyebab lain dari selective mutism ini apa ya Pak? Apa terapi yang bisa dijalani oleh si anak jika kerap sulit membuka diri ke lingkungan sosialnya?
30 September 2019, 13:28
16 September 2019, 20:36
Kira kira penyebab lain dari selective mutism ini apa ya Pak? Apa terapi yang bisa dijalani oleh si anak jika kerap sulit membuka diri ke lingkungan sosialnya?
Izin bantu menjawab. Selective mutism dapat disebabkan oleh faktor genetik atau pola asuh ortu. Jenis terapi yg digunakan bisa dengan behaviour therapy atau art therapy (tergantung kondisi masing2 anak).
30 September 2019, 13:28
16 September 2019, 20:36
Kira kira penyebab lain dari selective mutism ini apa ya Pak? Apa terapi yang bisa dijalani oleh si anak jika kerap sulit membuka diri ke lingkungan sosialnya?
Izin bantu menjawab. Selective mutism dapat disebabkan oleh faktor genetik atau pola asuh ortu. Jenis terapi yg digunakan bisa dengan behaviour therapy atau art therapy (tergantung kondisi masing2 anak).