Bacaan hasil analisa gas darah (AGD) - Diskusi Dokter

general_alomedika

halo dokter, mohon bantuannya dok apakah benar dari AGD ini bacaannya alkalosis respiratorik kompensasi asidosis metabolik?Terima kasih dok

Diskusi Dokter

18 Desember 2022, 21:34
Betul Dokter.
19 Desember 2022, 13:00

Alo dokter, saya mau share sedikit tentang bagaimana baiknya kita membaca BGA

 

Pertama kali, akan lebih mudah jika kita identifikasi terlebih dahulu penyebab primer dari gangguan tersebut dengan melihat pada pH dan PaCO2 terlebih dahulu. apa yang dilihat?saya coba menyederhanakan supaya mudah dimengerti

1. Jika pH dan PaCO2 perubahannya searah (pH turun dan PaCO2 turun, pH naik dan PaCO2 naik) maka hampir dapat dipastikan ada gangguan primer merupakan metabolik asam basa

2. Jika pH dan PaCO2 perubahannya berlawanan, maka kemungkinan gangguan primer dari pasien tersebut berasal dari komponen respiratorik.

3. Jika yang tidak normal hanya salah satu dari pH atau PaCO2, maka kondisi tersebut merupakan kondisi mix terjadinya gangguan metabolik dan respiratorik

 

berikutnya setelah kita mengidentifikasi penyebab primer, kita identifikasi respon sekunder yang terjadi pada pasien

1. untuk yang gangguan primer nya disebabkan oleh metabolik, maka kita harus menghitung expected PaCO2. Jika didapatkan PaCO2 pasien lebih tinggi daripada expected PaCO2, berarti terjadi respon sekunder berupa acidosis respiratorik dan bila PaCO2 pasien lebih rendah daripada expected PaCO2, berarti terjadi respon sekunder berupa alkalosis respiratorik.

2. pada gangguan primer yang disebabkan oleh respiratorik, bila nilai HCO3 pasien normal atau mendekati normal, maka menunjukkan bahwa gangguan bersifat akut.

3. pada gangguan primer yang disebabkan oleh respiratorik, bila nilai HCO3 pasien tidak normal, maka menandakan gangguan yang terjadi sudah bersifat kronis dan kita perlun menghitung expected HCO3

4. pada respiratorik acidosis kronis, bila HCO3 pasien lebih rendah dari expected HCO3, berarti telah terjadi respon dari renal yang incomplete dan jika HCO3 lebih tinggi dari expected HCO3 maka berarti telah terjadi respon sekunder berupa metabolik alkalosis.

5. pada respiratorik alkalosis kronis, bila HCO3 lebih tinggi dari expected HCO3, berarti telah terjadi respon dari renal yang incomplete dan jika HCO3 lebih rendah dari expected HCO3, berarti telah terjadi respon sekunder berupa asidosis metabolik.

 

pada pasien dokter bila kita urutkan sesuai step by step yang coba saya sederhanakan tersebut, maka pada pasien tersebut telah terjadi alkalosis respiratorik kronik dengan complete respon dari renal berupa asidosis metabolik.

 

terima kasih dok, semoga membantu.

20 Desember 2022, 05:08
Terimakasih dokter Bimo Sp. An Sangat Membantu sharing nya 🙏🏻
19 Desember 2022, 13:11
dr. Arfandhy Sanda, Sp.PK
dr. Arfandhy Sanda, Sp.PK
Dokter Spesialis Patologi Klinik
Ijin koreksi dok, yg betul itu alkalosis respiratorik terkompensasi sempurna karna nilai pH masih dalam batas normal, makasih🙏
19 Desember 2022, 13:32
Iya dok, betul kalau memakai patokan laboratorium di situ, untuk referensi yang saya pakai dari textbook anesthesi dimana memakai nilai normal pH antara 7,35-7, 45
19 Desember 2022, 13:31
Ijin untuk menjawab. Benar dok, ini alkalosis respiratorik terkompensasi metabolik.
Biasa melihat hasil AGD dimulai dengan pH dulu, di pasien ini pH masih normal, namun ada di batas mendekati alkalosis ya (pH >7.5). Ini menunjukan badan masih bisa mengkompensasi perubahan pH tubuh, Jadi, terkompensasi. Selanjutnya dilihat pCo2 nya.
Carbon dioksida diatur oleh respirasi kita dan pada umumnya bersifat asam/ asidik, jadi dalam kondisi alkalosis yang bisa kita ekspektasi adalah pCo2 berkurang (jadi kurang asidik = lebih alkalin). Karna pada kasus ini sesuai (pCo2 turun dengan darah cenderung alkali) maka penyebabnya adalah respiratorik.
Setelah itu, kta tetap perlu melihat HCO3. HCO3 bersifat alkalin dan diatur oleh ginjal (metabolik), Pada kondisi metabolik alkalosis, seharusnya HCO3 naik (karna yang alkali bertambah sehingga darah semakin Alkalin) tapi di pasien ini, malah HCO3 menurun. Ini menunjukan badan berusaha "mengasidik-kan" darah dengan mengurangkan HCO3, jadi terjadi kompensasi secara metabolik.
Semoga membantu